Menjajal Klub Liga 3, Arema FC Menang 13-0

Arema FC sukses menang telak dalam laga uji coba mereka usai menjalani latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, akhir pekan lalu. Menghadapi klub Liga 3, Singhasari FC, di Stadion Gajayana Kota Malang, Senin (29/04) sore, klub berlogo singa mengepal ini menang dengan skor 13-0.

Gol-gol Arema pada pertandingan ini dicetak Ricky Kayame (7′ dan 14′), Dedik Setiawan (8′,20′, dan 41′), Rachmat Latief (11′), Makan Konate (39′ dan 40′), Rivaldy Bawuo (56′), Nasir (58′), Hanif Sjahbandi (63′), Hamka Hamzah (71′), dan Yunus Dodik (og, 38′).

Dalam pertandingan ini, Arema menjajal hampir seluruh pemain yang mereka miliki. Bahkan, kuartet pemain muda mereka (Vikrian Akbar, Andriyas Francisco, Lucky, Titan, dan Zidane Pulanda) mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada pertandingan ini.

Hanya ada tiga pemain Arema yang tidak ikut ambil bagian pada pertandingan ini. Selain Sylvano Comvalius, yang masih menuntaskan proses keimigrasian, ada juga Kurniawan Kartika Ajie dan Ahmad Nur Hardianto yang tak bermain. Dua pemain ini, dari informasi yang didapat, sedang tidak dalam kondisi fit.

Dalam pertandingan ini, Arema memulai laga dengan memainkan pemain-pemain yang biasa mengisi starting line-up mereka, macam Dedik Setiawan, Dendi Santoso, dan Makan Konate. Hanya saja, benteng pertahanan mereka pada babak pertama ini diisi duet Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief. Di bawah mistar gawang pun, pada babak ini, Arema mengandalkan Sandi Firmansyah.

Dengan komposisi ini, Arema langsung menggebrak pertahanan Singhasari. Upaya ini berhasil apik dengan gol Ricky Kayame ketika laga baru berlangsung tujuh menit.

Gol Kayame ini membuka keran gol Arema. Semenit setelah gol tersebut, keunggulan Arema bertambah ketika Dedik Setiawan membobol gawang Singhasari.

Setelahnya, Arema bermain mendominasi dan terus menggelontor gawang Singhasari melalui gol-gol Rachmat Latief, Ricky Kayame, dan Dedik Setiawan.

Pada menit 35, Arema mengubah komposisi. Mereka menarik Sandi dan memasukkan Utam Rusdiyana. Pergantian di bawah mistar gawang ini tak mengubah jalannya permainan. Arema terus menekan pertahanan lawan.

Menit 38, Arema menambah keunggulan mereka setelah pemain belakang Singhasari, Yunus Dodik, mencetak gol bunuh diri. Yunus sejatinya hendak menghalau sepakan Johan Ahmat Farisi. Namun, bola -yang mengenai kakinya- justru meluncur ke gawangnya sendiri.

Menit 39, Makan Konate akhirnya mampu mencetak gol pertamanya pada pertandingan ini. Pemain asal Mali ini pun mengulang suksesnya -membobol gawang Singhasari- semenit berselang.

Arema menutup pesta gol mereka pada babak pertama dengan gol Dedik Setiawan. Memanfaatkan bola liar di muka kotak penalti, Dedik mencetak gol kesembilan timnya pada pertandingan ini.

Pada babak kedua, Arema mengubah komposisi pemain mereka. Kali ini, mereka memainkan pemain-pemain yang selama ini kerap menjadi pemain pelapis, seperti Agil Munawar, Ricky Ohorella, Ridwan Tawainella, dan Nasir.

Turun dengan para pemain pelapis, Arema tak mengubah permainan mereka. Bahkan, serbuan-serbuan Jayus Hariono dan kawan-kawan kian gencar. Namun, peluang-peluang mereka lebih banyak yang harus kandas di barisan belakang Singhasari.

Arema baru mampu menambah keunggulan pada menit ke-56 melalui Rivaldy Bawuo. Dua menit berselang, mereka mampu menambah keunggulan setelah Nasir -yang memanfaatkan umpan silang Ridwan Tawainella- sukses menjebol gawang Singhasari.

Menit 63, giliran Hanif Sjahbandi yang sukses mencatatkan namanya di daftar pencetak skor pada laga tersebut. Ia sukses mencetak gol dari titik penalti, menyusul pelanggaran pemain Singhasari di kotak penalti.

Dua menit berselang, Arema mengubah komposisi pemain mereka. Arthur Cunha dan Hamka Hamzah dimasukkan mengganti Rachmat Latief dan Nasir. Uniknya, Hamka tak masuk sebagai stopper. Kapten tim Arema ini justru bermain sebagai targetman di lini depan.

Kendati tak bermain di posisi naturalnya, Hamka tetap mampu menunjukkan permainan bagus. Bahkan, ia mampu mencetak gol pada menit 71.