Bali United Jadi Klub ASEAN Pertama yang Masuk Pasar Saham

Bali United menjadi klub pertama Indonesia yang melakukan go public, setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Jumat.

Langkah Bali United ini juga menjadikan mereka klub pertama dari Asia Tenggara dalam melakukan IPO dengan mengusung PT Bali Bintang Sejahtera.

Bali United telah melakukan penawaran umum perdana (IPO) sebesar 33,33 persen dari total saham.

“Perusahaan berencana untuk menggunakan sekitar 19,1 persen dari hasil IPO untuk belanja modal, sekitar 20,4 persen untuk memperkuat struktur modal untuk anak perusahaan dan 60,5 persen akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan,” ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri dikutip dari Berita Satu.

Sebelumnya Bali Untied telah bekerja sama dengan pemerintah daerah Gianyar, Bali untuk memegang hak mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar hingga 2023. Stadion ini memiliki kapasitas penonton sekitar 25.000 orang.

Bali United sendiri sebelumnya bernama Persisam Putra Samarinda dan berganti nama menjadi Bali United pada tahun 2014.

“Rasanya cepat sekali empat tahun berlalu. Sudah banyak acara yang kami alami bersama. Kami semua sangat bangga dengan perkembangan Bali United hingga saat ini. Kami berencana untuk go public sebagai bagian dari transparansi kami juga, ”kata Yabes.

Dilaporkan sebelumnya bahwa juara Indonesia Persija Jakarta juga akan melakukan go public dalam waktu dekat.