Arema FC Belum Pikirkan Trofeo Bhayangkara

Manajemen Arema FC memilih fokus mempersiapkan diri melakoni dua pertandingan uji coba melawan PSIS Semarang dibandingkan ajakan Bhayangkara FC menggelar ajang trofeo di Malang.

Manajer umum Ruddy Widodo mengutarakan, Arema sebelumnya memang sempat membatalkan uji coba melawan PSIS, karena berbenturan dengan program pelatih Milomir Seslija. Namun dengan adanya penundaan kick-off Liga 1 2019 selama satu pekan, agenda itu dimunculkan lagi.

Rencana awal adalah Arema lebih dulu tandang ke markas PSIS pada 30 Februari, dan kemudian menjamu Mahesa Jenar 4 Mei sekaligus launching tim serta jersey. Namun dengan penundaan itu, Arema lebih dulu menjamu PSIS pada 4 Mei, dan tujuh hari berselang bertolak ke Magelang.

Karena itu, lanjut Rudy, Arema lebih fokus menghadapi dua laga uji coba tersebut. Menurut Ruddy, ia belum mengetahui ajakan trofeo yang digelar Bhayangkara FC di Malang.

“Kami justru belum dengar apa-apa dari mereka, agenda kami tetap bermain melawan PSIS, karena belum ada ajakan dari mereka [Bhayangkara FC],” tegas Ruddy.

Terkait dengan kemungkinan jadwal baru, Arema tidak mempermasalahkannya. Hanya saja PT Liga Indonesia Baru (LIB) perlu mempertimbangkan pekan ketiga saat Arema dijadwalkan bertemu dengan Persebaya pada draf sebelumnya.

“Mungkin ada penjadwalan ulang. Biasanya pertandingan melawan Persebaya digelar sore hari, karena biasanya susah mendapatkan izin kalau malam hari, sehingga mungkin juga akan dijadwal ulang, karena kalau puasa kan mainnya malam,” lanjutnya.

“Sementara jadwal lain saya belum tahu, hanya saja kemarin ada usulan tim dari luar Jawa ingin pertandingan paketan, yaitu dua kali home, dan dua kali away untuk menghemat biaya.” (gk-48)