Nine Sport Tagih Utang PSSI Rp 2,1 M

Promotor Nine Sport kembali dibuat kecewa oleh PSSI. Setelah utang sebesar Rp 2,1 miliar belum dibayar, PSSI tidak memiliki itikad menyelesaikan utang.

PSSI memiliki utang kepada Nine Sport sebesar Rp 2,1 miliar pada 2014. Utang tersebut digunakan untuk membiayai Timnas Indonesia U-19 bersiap menghadapi Piala AFF U-19 di Vietnam.

Sejak saat itu, Nine Sport kerap berusaha menagih utang tersebut. Tapi, hingga saat ini, PSSI tidak kunjung membayarnya.

PSSI justru memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. PSSI menawarkan simbiosis mutualisme untuk menutupi utang tersebut.

CEO Nine Sport, Arif Wicaksono, menawarkan uji coba kepada PSSI untuk Timnas senior dengan melawan Trinidad dan Tobago pada Juni 2019. Tapi, PSSI meminta kepada Nine Sport untuk mencari dua lawan sekaligus.

Tapi rupanya, PSSI ternyata telah bekerja sama dengan promotor lain untuk menggelar laga uji coba tersebut. Nine Sport berusaha meminta penjelasan kepada PSSI melalui Marshal Marsita, deputi sekjen PSSI, tapi yang bersangkutan seolah menghindar.

“Saya mendapatkan kabar bahwa PSSI mau melawan tim dari Trinidad dan Tobago dan setelah saya jelaskan bahwa saya yang punya rightsnya mereka malah tidak mempermudah saya sebagai pihak yang diutangi dan buat statement di media,” ujar Arif kepada detikSport, Rabu (24/4/2019).

“Saya menawarkan proyek ini sebagai salah satu upaya menyelesaikan utang itu. Tapi mereka tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan. Saya terus menghubungi PSSI, tapi nomor saya malah diblok,”

Yang membuat Arif makin kecewa adalah PSSI telah berbohong yang menyatakan Timnas Senior tidak akan beruji coba melawan tim dari luar Asia, padahal kenyataanya PSSI bekerja sama dengan agen asing.

“Mereka seperti tidak serius mempersiapkan uji cobanya. Padahal kan mau ikut kualifikasi World Cup 2022,” dia menambahkan.