Kejutan! Timnas Futsal Indonesia U-20 Bungkam Iran

Tim nasional (timnas) futsal Indonesia U-20 berhasil menuai tiga poin pada laga terakhir mereka di CTFA U-20 Futsal Invitation 2019. Itu setelah, secara mengejutkan mereka membungkam tim favorit Iran U-20 dengan skor 3-1, di Taoyuan Arena, Cina Taipei, Minggu (28/4) siang WIB.

Dengan kemenangan ini, Indonesia sementara memuncaki klasemen sementara dari empat peserta dengan poin enam. Raihan poin ini sebenarnya sama dengan yang diraih oleh Iran, namun Indonesia unggul head to head sehingga berhak berada di posisi pertama.

Kepastian apakah Indonesia menjadi juara atau tidak masih menunggu hasil laga antara Jepang melawan tuan rumah Cina Taipei, malam nanti. Jepang saat ini mengoleksi tiga poin dari dua laga yang telah dijalani.

Sementara itu, pertandingan antara Indonesia melawan Iran berlangsung sengit. Kedua tim bermain agresif di awal pertandingan. Indonesia mampu mengejutkan dengan mencetak gol cepat di awal laga, melalui sepakan Syaifullah.

Gol tersebut semakin melecut semangat para pemain Indonesia. Iran pun kesulitan untuk membongkar solidnya pertahanan skuat asuhan Kensuke Takahashi tersebut.

Beberapa peluang yang dihasilkan Iran pun mampu digagalkan oleh kiper Indonesia, Ahmad Habibie. Beberapa kali Indonesia mampu mengancam lewat skema serangan balik cepat yang mereka peragakan. Hingga akhirnya, pada menit ke-17 Afif Rizky berhasil menambah keunggulan Indonesia lewat sepakan mendatarnya dari sudut sempit.

Tak sampai di situ, dua menit berselang giliran sepakan keras Ari Ramdani mampu mengoyak jala Iran. Skor 3-0, menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Iran mencoba menggebrak sejak awal. Mereka pun akhirnya berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-24 melalui gol yang dilesakkan Sajjad Sarbaz.

Skor 3-1 membuat pertandingan semakin berjalan menarik. Jual-beli serangan terus terjadi di antara kedua tim.

Indonesia pun kembali berhasil menciptakan beberapa ancaman. Salah satunya melalui akselerasi Syaifullah. Sayang, sontekan Syaifullah yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Iran, Farhad Ebrahimi, hanya membentur mistar gawang.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Iran. Namun Indonesia yang menerapkan strategi sedikit menunggu, tampil sangat solid sambil melancarkan serangan balik cepat.

Namun hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta.