Djanur Buka Suara Terkait Nasib Miswar Saputra dan Abdul Rohim di Persebaya Surabaya

Kualitas dua kiper Persebaya Surabaya, Miswar Saputra dan Abdul Rohim, masih diragukan banyak pihak. Miswar dan Rohim melakukan blunder dalam dua laga final Piala Presiden 2019 kontra Arema FC.

Meski peristiwa itu sudah dua pekan terlewat, masih banyak suara Bonek (pendukung Persebaya) di media sosial yang kurang sreg dengan dua kiper tersebut. Beberapa ada yang meminta kepada manajemen Persebaya untuk mendatangkan kiper baru.

Pelatih tim Bajul Ijo, Djadjang Nurdjaman, tidak ingin gegabah soal desakan tersebut. Selama dua pekan terakhir, jajaran pelatih Persebaya berusaha untuk mengembalikan mental Miswar dan Rohim, yang mendapat tekanan serta hujatan dari media sosial.

“Mereka (Miswar dan Rohim) sedang menjalani treatment untuk mengembalikan mental. Saya pikir mereka harus melupakan kesalahan itu dan bekerja keras. Ada treatment tertentu pelatih penjaga gawang dan psikolog. Saya pikir perlu melakukan pendekatan pemain seperti itu,” kata Djadjang.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu tidak terburu-buru mengambil keputusan dengan menuruti desakan mendatangkan kiper baru. Persebaya sudah memiliki tiga kiper dan dirasa cukup.

Selain Miswar dan Rohim, Persebaya Surabaya juga memiliki Imam Arief Fadillah yang musim ini belum sekalipun mendapat kesempatan bermain.

“Saya pastikan tidak ada penambahan kiper. Perlu saya sampaikan mereka membutuhkan kepercayaan diri. Karena, dua-duanya itu kiper yang punya kualitas. Kami tidak perlu panik dengan kesalahan itu. Itu bukan kesalahan fatal dan masih bisa diperbaiki,” imbuhnya.

Djanur sempat berkeinginan memiliki sebanyak empat penjaga gawang untuk timnya pada musim 2019. Tetapi, dia telah memastikan satu slot kiper itu akan diisi oleh Ernando Ari Sutaryadi, mantan kiper Timnas Indonesia U-16 dan Persebaya U-16 yang kini menjadi bagian Garuda Select.

“Situasinya belum darurat untuk mendatangkan kiper baru. Saya pernah berencana ingin memiliki empat kiper. Nah, satu yang tersisa itu akan diisi oleh Ernando. Tetapi, saya juga perlu tahu apakah umurnya bisa didaftarkan ke tim senior Persebaya Surabaya,” ucap Djanur.