PSM Kalah dari Bhayangkara FC karena Kesalahan Sendiri

PSM Makassar gagal meraih hasil positif di kandang Bhayangkara FC pada leg pertama babak delapan besar Piala Indonesia 2018/2019. Dalam laga yang digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Sabtu (27/4), tim berjuluk Juku Eja itu kalah 2-4.

Usai laga, pelatih PSM, Darije Kalezic mengatakan bila kekalahan tersebut terjadi karena pasukannya tidak memulai pertandingan dengan baik. Alhasil pada 20 menit pertama, timnya kebobolan dua gol.

“Kita tidak mulai pertandingan dengan bagus, mental pemain juga tak baik. Kita buat kesalahan. Kesalahan masih terjadi di menit 20-25 babak pertama. Oleh karena itu kita kemasukan dua gol,” ujar Kalezic.

“Habis itu pemain membayar kesalahan yang mereka buat dengan buktinya skor 2-2. Dari momentum tersebut, saya punya firasat pemain kami ingin menang. Tapi, akhirnya kita malah kemasukan dua gol yang tidak perlu. Dengan hasil ini pertandingan selanjutnya akan sulit buat kita,” katanya menambahkan.

Kalezic mengatakan, sejatinya pasukannya bermain cukup bagus di laga tersebut dan sempat menguasai permainan. Namun gol ketiga tuan rumah membuat mental Zulham Zamrun dan kawan-kawan hancur, dan ditambah gol keempat yang membuat PSM dalam kesulitan.

“Setelah 25 menit pertama di babak pertama, sampai kita samakan kedudukan kita kontrol permainan. Kita adalah tim yang lebih baik di lapangan. Dalam periode ini pemain tetap percaya cari gol ketiga,” tutur Kalezic.

“Setelah mencetak gol kedua, kami kebobolan gol ketiga oleh mereka. Gol itu rusak mental pemain. Tapi, gol terakhir itu seharusnya tidak terjadi karena 3-2 lebih baik daripada 4-2,” imbuhnya.