Pelatih PSM Akui Timnya Kalah Mental dari Bhayangkara FC

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menegaskan timnya belum menyerah menggapai semifinal Piala Indonesia 2018. Usai kalah dari Bhayangkara FC di leg pertama, Sabtu (27/4), pria asal Swiss tersebut akan memaksimalkan laga kandang pekan depan.

Eero Markkanen dkk harus puas dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-4 di Stadion PTIK. Artinya, Juku Eja harus bisa mengejar kemenangan dengan selisih tiga gol untuk bisa lolos. Bisa juga dengan memanfaatkan gol tandang dengan mencegah The Guardians mencetak gol tambahan di Makassar.

Kalezic memaparkan ada sejumlah faktor yang membuat timnya bermain tidak maksimal. Salah satunya adalah gol balasan cepat Vendry Mofu yang membuat skor menjad 3-2 untuk tuan rumah. Padahal, tim tamu baru saja menyamakan kedudukan 2-2 setelah tertinggal 0-2 di awal laga.

“Para pemain membayar kesalahan yang mereka buat dan kami sempat comeback 2-2. Momen itu kami rasa kami bisa memenangkan pertandingan, yang mana ini tidak perlu. Akhirnya kami kembali kemasukan dua gol,” katanya pada konferensi pers usai pertandingan.

“Sebenarnya, kami memulai pertandingan dengan baik, Anda semua juga bisa lihat sendiri. Secara fisik danmental tidak bagus karena banya kesalahan yang dilakukan. Mungkin ada beberapa momen yang mana kami kurang tenang. Gol ketiga mereka jelas meruntuhkan mental para pemain,” katanya melanjutkan.

Selepas pertandingan ini, PSM tidak langsung kembali ke Makassar, tapi tetap bertahan di Jakarta. Hal ini dikarenakan pada Selasa (30/4) besok, mereka harus menjamu Home United di Stadion Pakansari.