Kiper Muda Arema Disebut Berpeluang Jadi Pilihan Utama

Yanuar Hermansyah tak mau naiknya Andriyas Francisco ke tim senior sekadar untuk memenuhi regulasi kompetisi, yang mengharuskan ada tujuh pemain U-23 didaftarkan oleh tiap tim peserta Liga 1 musim 2019. Pelatih kiper Arema FC ini menegaskan bahwa kiper mudanya tersebut juga berpeluang menjadi kiper utama Arema.

“Kemungkinan untuk ia diturunkan dalam kompetisi selalu terbuka,” ucap Yanuar Hermansyah.

“Namun, ia harus bisa bisa membuktikan diri terlebih dulu bahwa ia memang layak dipilih,” sambungnya.

Sebelumnya, untuk mengisi satu slot pemain U-23 yang diwajibkan regulasi untuk didaftarkan pada Liga 1 musim 2019 ini, Arema mendaftarkan Andriyas Francisco. Kiper berusia 18 tahun ini akan naik kelas dari tim kelompok usia di Arema ke tim senior.

Ciko -sapaan karib Andriyas Francisco- adalah kiper jebolan Akademi Arema. Karena performa apiknya, sudah sejak musim lalu, kiper asal Kabupaten Mojokerto ini berlatih bersama tim senior Arema.

Menurut Begal -sapaan karib Yanuar- ada kesempatan bagi Ciko untuk membuktikan dirinya layak. Menurutnya, Ciko bisa membuktikan dirinya melalui laga-laga uji coba ke depannya.

“Dalam perjalanan ke depan nanti, ketika ia bisa menunjukkan mental yang bagus, tak menutup kemungkinan, ia akan kami beri kepercayaan,” kata Begal.

“Ciko pun juga harus bisa menunjukkan bahwa ia lebih bagus ketimbang tiga seniornya,” sambungnya.

Sementara itu, Begal optimistis Ciko bisa mengemban kepercayaan tersebut dengan sangat baik. Pasalnya, menurut pelatih berusia 54 tahun ini, Ciko memiliki sejumlah kelebihan.

“Ia sudah lama berlatih dengan tim senior. Hal ini membuatnya memiliki kemampuan berkoordinasi yang baik, termasuk pada para pemain senior,” tuturnya.

“Selain itu, secara teknis, Ciko juga punya kelebihan. Ia bagus dalam duel satu lawan satu,” Begal menandaskan.