Sentuhan Berbeda pada Jersey Alternate Persebaya

Persebaya akhirnya merilis jersey alternate pada acara peluncuran kostum tim di Convention Hall Tunjungan Plaza, Surabaya, Rabu (25/04) malam. Jersey ketiga ini belum pernah dibocorkan sebelumnya.

Ada banyak terobosan yang dilakukan oleh manajemen Persebaya dalam merancang jersey alternate tersebut. Yakni dengan menggandeng desainer lokal untuk ikut berkolaborasi.

”Ini kali pertama kolaborasi dengan desainer, dalam artian ini jersey yang kita kembangkan bersama desainer Surabaya,” terang Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda.

Azrul punya alasan tersendiri di balik pemilihan desainer asli Surabaya untuk merancang jersey tersebut. Selain karena Persebaya adalah simbol Kota Pahlawan, ia juga ingin mendorong industri lokal.

”Ini adalah langkah pertama dari visi ke depan, bahwa Persebaya dan Persebaya store akan punya fungsi mendorong industri lokalnya juga,” tegas Azrul.

Karena menggandeng desainer, motif yang dihadirkan dalam jersey alternate berbeda dengan jersey yang lain. Ada tambahan siluet suro (ikan hiu) pada jersey tersebut.

”Rasanya Persebaya selalu Boyo (buaya). Padahal Suro juga bagian tak terpisahkan dari Surabaya dan Persebaya,” kata Alben Ayub Andal, perancang jersey alternate Persebaya.

”Karena itu, saya tambahkan siluet Suro di bagian belakang jersey alternate. Boyo sudah terwakili dari bahan croco,” imbuhnya.

Tetapi, sekalipun jersey alternate menghadirkan corak yang berbeda. Teknologi yang dipakai juga sama, yakni menggunakan Microdot. Sedangkan warnanya merupakan kombinasi hitam dan hijau.