Seleksi Timnas Indonesia U-19 Makan Korban

Memasuki hari ketiga, seleksi timnas Indonesia U-19 sudah memakan korban. Tercatat, ada 11 pemain mengalami cedera setelah mengikuti game internal yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (25/4/2019).

Game internal sengaja dibuat oleh Fakhri Husaini untuk melihat kemampuan para pemain. Game internal tersebut menggunakan format trofeo agar 43 pemain yang ada bisa menunjukkan kemampuan mereka.

Fakhri menilai sebagian besar pemain yang ikut seleksi dalam kondisi belum siap. Sehingga saat dicoba menjalani latihan yang cukup berat mengalami kelelahan yang berujung cedera.

“Saya rasa ini tantangan untuk mereka dalam mengikuti seleksi kali ini. Saya melihat 11 pemain yang tadi cedera itu karena mereka kelelahan dan mungkin mereka mendapatkan cedera tersebut karena dehidrasi yang mereka dapatkan,” kata Fakhri di Stadion Wibawa Mukti, Kamis (25/4/2019).

“Saya juga sudah berdiskusi dengan tim dokter untuk masalah ini. Bisa jadi apa yang mereka dapatkan itu karena intensitas latihan yang kami berikan. Tapi saya yakin mereka semua bisa mengatasi hal ini,” tambahnya.

Eks juru taktik timnas Indonesia U-16 itu menambahkan para pemain yang dipanggil seharusnya datang dengan kondisi siap dalam segala aspek. Hal itu agar bisa dengan mudah beradaptasi saat seleksi di tim nasional.

“Masalah cedera bisa jadi karena mereka tidak siap ketika datang ke sini dan tidak dalam kondisi yang terlatih juga. Sehingga agak kaget dengan latihan yang kami berikan,” ungkapnya.

“Terlebih pada saat trofeo, semangat mereka sangat tinggi dan ingin memberikan yang terbaik. Jadilah seperti itu dan satu lagi latihan pagi dengan latihan sore itu kan berbeda, jadi mereka harus bisa adaptasi,” pungkasnya.

Timnas Indonesia besutan Fakhri Husaini ini nantinya akan berlaga di Piala AFF U-18 pada 5-18 Agustus di Vietnam. Selain itu, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Asia U-19 2020, yang akan digelar pada September-Oktober 2019.