Markas Sementara Kalteng Putra Lolos Verifikasi Liga 1

Kalteng Putra tak mendapatkan hambatan dalam rencana penggunaan Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai markas untuk sementara waktu. Stadion Sultan Agung dipilih Kalteng Putra untuk melakoni beberapa pertandingan awal Liga 1 musim 2019.

Klub promosi ini belum dapat menggunakan markas asli, yakni Stadion Tuah Pahoe di Palangkaraya, karena sedang dalam proses renovasi. Alhasil tim berjulukan Laskar Isen Mulang ini menempati Stadion lain.

Hingga saat ini anak asuh Gomes de Oliveira ini juga sudah berada di Yogyakarta untuk pemusatan latihan.

Kepastian Kalteng Putra dapat memakai Stadion Sultan Agung, setelah kandang Persiba Bantul itu dinyatakan lolos verifikasi yang dilakukan operator liga. Tim verifikator dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan penilaian langsung di Stadion Sultan Agung, Sabtu (20/4/2019).

“Dalam proses verifikasi kemarin, semua fasilitas yang ada di Stadion ditinjau tim dari PT LIB yang ditugaskan untuk melakukan penilaian,” jelas Bagus Nur Edy Wijaya, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Olahraga, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Selasa (23/4/2019).

Berkaca dari hasil penilain tersebut, Stadion Sultan Agung tak memiliki masalah untuk menjadi venue pertandingan Liga 1 musim ini. Karena, stadion ini bisa digunakan untuk menggelar pertandingan pada sore dan malam hari sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Dari penilaian itu, tak ada masalah untuk main malam. Kalau malam saja tidak, apalagi sore hari,” imbuhnya.

Stadion kebanggaan masyarakat Bantul ini musim lalu sempat memiliki kekurangan untuk fasilitas kursi single seat. Namun, untuk tahun ini fasilitas tersebut sudah dilengkapi Pemkab Bantul. Saat ini jumlahnya ditambah sesuai rencana untuk tribune VVIP atas.