Duo PSIM Mundur karena Kecewa dengan Manajemen

Dua pemain lama PSIM memilih mundur dari proses pembentukan tim menjelang Liga 2 musim 2019. Dua pemain itu adalah bek sayap Risman Maidullah dan winger Supriyadi, yang mengundurkan diri sebagai pemain PSIM, Minggu (21/4/2019).

Kedua pemain itu sebenarnya masuk proyeksi yang dipertahankan bersama asisten pelatih Erwan Hendarwanto. Namun, keputusan untuk mundur tetap dilakukan dengan memilih pamit meninggalkan tim ketika tengah menjalani pemusatan latihan di kawasan Hambalang, Bogor.

Risman dan Supriyadi angkat bicara mengenai keputusannya memilih mundur dari tim. Mereka menegaskan bukan persoalan gaji yang membuat hengkang. Sebelum kontrak baru disodorkan, keduanya sudah terlebih dulu memutuskan pamit.

‚ÄĚDalam awal sudah berbeda. Mereka bilang ada sembilan pemain ditambah pelatih Erwan nantinya bakal langsung dikontrak, ternyata tidak. Kami pemain musim lalu justru diminta menunggu, tetap diminta seleksi,” kata Supriyadi, Senin (22/4/2019).

Eeng dan Risman merasa situasi tim sudah tak nyaman ketika sembilan pemain musim lalu justru diminta untuk menjalani trial dalam satu pekan terakhir. Menurutnya, jika mendapat rekomendasi dari pelatih kepala Vladimir Vujovic, baru kontrak disodorkan.

“Dari manajemen justru bilang pemain lama (musim lalu) akan dilihat seminggu terlebih dulu, semisal Vlado oke, baru tanda tangan kontrak. Saya pikir ini tidak sesuai kesepakatan di awal,” kata pemain yang akrab disapa Eeng ini.

Hal senada disampaikan disampaikan Risman Maidullah. Mantan pemain Persis Solo dan PSCS Cilacap ini menuturkan dirinya tidak ingin hanya memakan gaji buta di PSIM, yakni terkait adanya kerangka tim yang sudah dimiliki oleh Laskar Mataram.

“Setiap pemain tentu ingin jam terbang, sementara di sini sudah ada kerangka timnya. Kalau mau mencari kerangka tim, seharusnya dari awal, saya pun akan menunjukkan kemampuan. Sekarang sudah ada kerangka tim, lalu saya hanya digaji untuk duduk di tribune saja?,” jelas Risman Maidullah.