Aleksandar Rakic Sedih Dane Milovanovic Tidak Bisa Perkuat Madura United di Liga 1 2019

Striker Madura United, Aleksandar Rakic, merasa sedih melihat Dane Milovanovic dicoret dari timnya. Milovanovic tidak lolos verifikasi pemain asing yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1.

“Saya ikut sedih melihat Dane (Milovanovic) tidak bisa bermain di Indonesia. Tapi, regulasi sudah seperti itu. Madura United tidak bisa mendaftarkannya sebagai pemain asing,” kata Rakic kepada Bola.com, Selasa (22/4/2019).

Milovanovic tidak masuk kriteria karena membela Preston Lions pada musim lalu. Klub itu hanyalah kontestan Victorian State League Division 1, sebuah kompetisi regional di negara bagian Victoria, Australia.

Di sisi lain, kriteria pemain asing yang musim lalu berkarier di luar negeri harus sesuai ketentuan PT LIB. Pemain yang berkompetisi di Australia pada musim 2018 diharuskan tampil di kasta tertinggi saja.

Kedua pemain ini dikenal sangat dekat dalam skuat Madura United, meski berbeda kewarganegaraan. Rakic berpaspor Serbia, sedangkan Milovanovic beradal dari Australia. Namun, dari nama belakang itu sudah menunjukkan mereka sebenarnya punya kedekatan.

Milovanovic memiliki darah Serbia dari sang ayah, sementara ibunya adalah wanita asli Australia. Pemain berusia 29 tahun itu lahir dan besar di negeri Kangguru yang kemudian membuatnya berpaspor Australia.

“Dane bisa sedikit bahasa Serbia. Kami berbicara dengan bahasa yang sama dan itu menjadi poin plus. Kami dekat karena sama-sama pemain berdarah Serbia,” terang Rakic.

Satu di antara bukti kedekatan mereka adalah saat Rakic mengalami benturan dalam laga Persela Lamongan kontra Madura United (31/3/2019). Dalam laga perempat final Piala Presiden 2019, Rakic harus dilarikan ke rumah sakit setelah benturan keras di Stadion Surajaya, Lamongan.

Milovanovic menjadi sosok pemain yang sigap memastikan kondisi Rakic. Dia kemudian membawakan barang Rakic yang tertinggal di stadion. Bahkan, Milovanovic menjadi satu-satunya pemain Madura United yang menjenguk Rakic di rumah sakit.

“Anda akan merasa aman ketika punya teman baik yang mau berkorban dalam situasi apapun. Itulah yang saya rasakan bersama Dane. Saya masih berharap dia bisa bermain untuk Madura United,” ucap stiker berusia 32 tahun itu.