Misi Berat Persib Bandung di Markas Borneo FC: Skuat Tak Utuh, Keangkeran Segiri, Hingga Mario Gomez

Dua hari lagi, Persib Bandung menantang Borneo FC di leg pertama perempatfinal Piala Indonesia.

Pertandingan Borneo FC vs Persib Bandung leg pertama perempatfinal Piala Indonesia dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4/2019).

Pasca-kegagalan di Piala Presiden, trofi Piala Indonesia adalah satu-satunya yang bisa diraih Persib Bandung pada awal musim ini.

Setelah melewati adangan Arema FC, Persib Bandung kini menghadapi Borneo FC di babak delapan besar Piala Indonesia.

Pangeran Biru datang ke Stadion Segiri tak dengan pasukan utuh.

Berkekuatan 19 pemain dalam lawatannya ke kandang Borneo FC, Maung Bandung tanpa sejumlah pemain baru.

Mereka absen karena terbentur regulasi dan akumulasi kartu kuning.

Tiga pemain teranyar tak masuk daftar tim yang diboyong ke markas Pesut Etam.

Gelandang asal Montenegro, Srdan Lopicic, juga absen lantaran kena akumulasi kartu kuning.

Bek yang didatangkan Persib Bandung dari Mitra Kukar, Saepulloh Maulana, juga ditinggalkan di Bandung.

Dikutip dari lama resmi Persib, berikut daftar 19 pemain Pangeran Biru yang dibawa ke Samarinda:

Kiper: M Natshir Fadhil Mahbuby, I Made Wirawan

Bek: Bojan Malisic, Indra Mustafa, Supardi, Ardi Idrus, Henhen Herdiana, Zalnando

Gelandang: Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan, Dedi Kusnandar, Erwin Ramdhani, Syafril Lestaluhu, Abdul Aziz, Beckham Putra Nugraha, Frets Butuan, Febri Hariyadi, Ghozali Siregar

Penyerang : Ezechiel N Douassel

Rekor Minor

Selain tanpa pasukan utuh, rekor buruk Persib Bandung di kandang Borneo FC membayangi pasukan Miljan Radovic.

Dari lima duel terakhir Borneo FC vs Persib Bandung, Pangeran Biru hanya meraih kemenangan.

Sisanya, satu hasil imbang dan tiga kekalahan bagi Maung Bandung.

Khusus di Stadion Segiri, Persib Bandung belum pernah menang atas Borneo FC.

Sang tuan rumah meraih dua kemenangan dan sekali hasil imbang.

Dua bentrokan Borneo FC vs Persib Bandung berlangsung Stadion Mulawarman Bontang dan Stadion Batakan Balikpapan.

Persib Bandung baru bisa mengalahkan Borneo ketika bertanding di Stadion Batakan.

17/09/18 LI1 Borneo 0-1 Persib Stadion Batakan

08/11/17 LI1 Borneo 2-1 Persib Stadion Mulawarman

02/03/17 PIP Borneo 2-1 Persib Stadion Segiri

07/05/16 ISA Borneo 0-0 Persib Stadion Segiri

20/09/15 PIP Borneo 3-2 Persib Stadion Segiri

Menanggapi catatan minor Persib Bandung markas Borneo FC tersebut, Miljan Radovic tak merasa silau.

Menurut Miljan Radovic bukan jaminan dalam sebuah pertandingan.

“Banyak kali kamu bisa lihat di Liga Champions. Posisi bola 75 lawan 25, tapi tim lain (yang minim penguasaan bola) menang,” ujar Miljan Radovic setelah latihan di Stadion GBLA, Kamis (22/4/2019).

Dalam sebuah pertandingan sepakbola, ucapnya, segala kemungkinan bisa terjadi.

“Kadang-kadang statistik ok, kadang-kadang tidak ok. Untuk saya, tidak penting statistik, yang penting adalah siapa yang menang,” kata Miljan Radovic.

Maung Bandung, imbuhnya, mengincar minimal satu gol di Stadion Segiri.

Gol tandang dianggap sebagai modal berharga untuk memuluskan laju Persib Bandung ke semifinal Piala Indonesia karena laga leg kedua digelar di Bandung.

“Kami perlu satu gol di sana karena akan lebih mudah di Bandung,” kata Miljan Radovic.

Mario Gomez

Faktor Mario Gomez di Stadion Segiri bakal menjadi tantangan lain Persib Bandung.

Sebagian besar pemain yang diboyong Miljan Radovic merupakan anak asuhan Mario Gomez selama melatih Persib Bandung musim lalu.

Pelatih asal Argentina itu tentu saja cukup mengetahui kelebihan dan kelemahan para pemain Persib Bandung.

Ini akan menjadi modal berharga Mario Gomez dalam laga perdananya menghadapi Persib Bandung sebagai lawan.

Dikutip dari Kompas.com, Mario Gomez menyiapkan beberapa strategi untuk meredam pasukan Miljan Radovic.

Hanya, menurutnya, penerapan strateginya tetap tergantung pemain.

“Strategi itu harus tergantung dari pemain, bukan dari saya. Yang terpenting adalah saat kita punya bola kita bermain. Ketika tidak punya bola, kami harus bekerja dan mendapatkan bola,” katanya. (Tribun Jabar/Kompas.com)