PSS Sleman Bidik Uji Coba Tandang

Sulitnya mendapatkan perizinan untuk menggelar laga uji coba memaksa jajaran pelatih PSS Sleman membuka kemungkinan melakoni laga uji coba tandang sebelum berlaga di Liga 1 2019.

Keinginan pelatih Seto Nurdiyantoro menjalani uji coba melawan tim satu level hingga kini belum menemui titik terang. Seto memaklumi pihak kepolisian lebih fokus mengamankan suasana pasca-Pemilu.

Hanya saja, lanjut Seto, PSS membutuhkan uji coba untuk mengukur kesiapan tim menghadapi Liga 1 2019. Bila mereka gagal mendapatkan lawan uji coba sepadan, Seto membuka opsi berlaga di luar Sleman, atau menghadapi klub Liga 2.

“Tim pelatih masih usaha. Artinya, kalau kami harus keluar [tandang] dulu, tidak masalah. Sekarang sambil cari-cari lawan, karena mungkin di tempat lain juga sama kendalanya. Kami usahakan dulu berkomunikasi dengan beberapa tim Liga 1. Semoga ada hasilnya,” kata Seto dilansir laman resmi klub.

“Soal keamanan Pemilu masih menjadi fokus dan prioritas utama pihak keamanan. Kita lihat bagaimana nanti. Inginnya kami uji coba dengan tim Liga 1, karena prioritas kami kompetisi mendatang. Jika izin turun, [dan] waktu mepet, kami uji coba dengan tim Liga 2.”

Sementara itu, PSS dipastikan kehilangan satu pemain setelah Suhandi menyatakan mundur dari tim. Pengunduran diri pemain berusia 27 tahun tersebut disebabkan statusnya sebagai anggota TNI aktif.

“Suhandi harus berpisah dengan PSS karena alasan kedinasan, dan sudah mulai meninggalkan skuat PSS sejak awal pekan kemarin,” ujar manajer Retno Sukmawati.