Piala Indonesia Jadi Ajang Pembuktian Andik

Madura United kembali berjumpa Persebaya Surabaya di babak perempat final Piala Indonesia. Ini menjadi tantangan sekaligus pembuktian bagi Andik Vermansyah.

Sebelumnya, kedua tim pernah berjumpa di babak semifinal Piala Presiden 2019. Dalam dua leg, Madura United tak pernah menang dan harus tersingkir setelah kalah agregat 2-4 dari Bajul Ijo.

Di dua pertandingan tersebut, Andik yang saat ini membela panji Laskar Sape Kerrab, terlihat masih kikuk saat bertanding melawan mantan timnya, Bajul Ijo.

Kondisi tersebut jelas menjadi ujian mental bagi pemain yang mengenakan jersey loreng bernomor punggung 30 dalam skuad kebanggaan suporter Madura Bersatu. Apalagi saat bergabung dengan Madura United, juga terdapat klausul tidak bermain kala bentrok melawan tim kebanggan Bonek.

Namun kali ini, dirinya memiliki komitmen memberikan yang terbaik yang bagi tim yang dibelanya. Terlebih sebagai sosok pemain profesional yang melekat pada dirinya.

“Awalnya masih gugup, karena tujuh tahun tidak pernah main disini. Namun pertandingan besok akan menjadi kesempatan untuk membuktikan diri,” kata Andik, Jumat (19/4/2019).

Tidak hanya itu, Andik juga meminta semua pihak agar menghilangkan istilah setengah hati yang ditujukan kepada dirinya saat bertanding melawan Persebaya.

“Kami mohon sekali hilangkan kata kata setengah hati, kami akan kerja keras demi Madura.”

“Jadi kami mohon untuk menghilangkan kata setengah hat, sebab kami akan sepenuhnya fokus pada pekerjaan (sebagai pemain profesional) kami,” ia menambahkan.

Oleh karena itu, ia berharap semua fans khususnya suporter Madura agar memberikan semangat kepada dirinya untuk tampil baik dan kembali ke performa semula.

“Ini sesuatu yang sangat bagus, berikan semangat kepada kami. Kami ingin menunjukkan yang terbaik saat melawan Persebaya,” ia memungkasi.(beritajatim)