Sempat Diliburkan, Fisik Skuat Persebaya Alami Penurunan

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, menyebut libur yang sempat diberikan usai tampil di Piala Presiden 2019 beberapa waktu lalu membuat kondisi pemainnya mengalami penurunan.

Karena itu, fokus utamanya dalam dua hari pertama memimpin latihan Hansamu Yama Pranata adalah pengembalian kondisi fisik, salah satu cara yang dipilih adalah dengan latihan aerobik.

Skuat Persebaya Surabaya kembali berlatih usai tampil di laga puncak Piala Presiden 2019, Jumat (19/4) dan Sabtu (20/4). Djadjang Nurdjaman mengakui, belum seluruh pemainnya ikut ambil bagian karena masih ada yang meminta izi karena ada keperluan keluarga.

“Latihan berangsur komplet, masih ada satu dua yang belum hadir. Ada yang masih izin karena keperluan keluarga,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu seperti dilansir laman resmi Persebaya Surabaya.

Lebih lanjut, ia menyebut pengembalian fisik menjadi salah satu fokus utamanya untuk memastikan kondisi skuat Bajul sudah benar-benar 100 persen ketika melakoni babak 8 besar Piala Indonesia kontra Madura United.

“Materinya tetap di aerobik. Karena ada penurunan kondisi fisik selama libur. Jadi harus kami kembalikan lagi kondisi pemain dengan latihan aerobik. Yang penting mereka fit, biar siap. Kami maintenance pemain sesuai program, kami combine materinya,” jelas pelatih berusia 60 tahun ini.

Djanur berharap komposisi pemain sudah lebih lengkap pada Senin (22/4) mendatang. Sebab, dia ingin tim harus segera fokus lagi menghadapi pertandingan melawan Madura United di babak 8 besar Piala Indonesia. Laga itu dijadwalkan 25 April, namun sampai saat ini masih belum mendapatkan kepastian izin dari polisi.

“Mudah-mudahan awal pekan depan sudah komplit. Tim harus segera fokus lagi. Apalagi waktu kami tidak banyak,” pungkasnya mengakhiri.