Jelang Liga 1 2019, Kualitas Lampu Penerangan Stadion Jadi Perhatian PT Liga Indonesia Baru

Operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan verifikasi terhadap stadion yang dipakai klub-klub jelang kompetisi Liga 1 2019.

PT Liga Indonesia Baru menyambangi markas Persebaya, Stadion Gelora Bung Tomo.

Stadion berkapasitas 50 ribu penonton ini telah dipersolek jelang Persebaya melakoni leg pertama final Piala Presiden 2019 kemarin.

Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan pembenahan. Akses jalan baru menuju ke GBT juga terus diperbaiki.

Karena baru selesai pengurukan, proses pengaspalan belum bisa dilakukan.

Fasilitas untuk suporter yang mendatangi stadion kebanggaan Kota Pahlawan tersebut juga diperbaiki.

Locker room bahkan dicat hijau kombinasi kuning. Sesuai warna jersey Persebaya.

Menariknya, semua dilakukan dalam tempo sehari.

“Tadi kita kedatangan perwakilan dari operator, LIB untuk melakukan verifikasi stadion jelang kompetisi musim 2019. Hal ini rutin menjadi kegiatan operator untuk melihat kesiapan tim peserta terutama kelayakan stadion,” ungkap Ram Surahman, sekretaris Persebaya saat mendampingi proses verifikasi.

“Banyak yang mereka lihat dan cek. Seperti tribun, fasilitas locker room pemain dan wasit, lapangan pertandingan, lampu stadion, dan lainnya. Yang jelas, Persebaya dalam posisi siap dan insyaAllah tidak ada masalah,” sambungnya.

Kompetisi Liga 1 2019 yang merupakan kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia ini dijadwalkan akan kick-off mulai 8 Mei mendatang.

Dalam draft jadwal, Persebaya sendiri rencana akan memulai kompetisi dengan menjadi tuan rumah.

Ruben Karel Sanadi dkk bakal menjamu PS Tira-Persikabo pada 10 Mei.

Sementara itu salah satu perwakilan verifikasi LIB Zumi Zovtan mengatakan hasil verifikasi sudah bisa diketahui klub-klub pada minggu depan.

Menurutnya, faktor yang menjadi perhatian adalah masalah lampu.

Kualitas pencahayaan atau lampu penerangan harus diangka 1.200 LUX.

Sesuai standar AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia).

“Intinya kami cek keseluruhan, tetapi yang paling penting adalah lapangan, locker room dan lampu. Minimalnya 800 LUX. Jadi kami mau cek ulang, karena terkadang setiap tahun ada perubahan lantaran kualitas lampunya,” beber Zumi.

Tak hanya itu, dia bersama rekannya Sandi Anugrah mengatakan jika LIB juga melakukan pengecekan fasilitas lain.

Diantaranya akses jalan menuju stadion, parkir penonton, ofisial dan bus tim serta TV broadcaster. “Itu semua kami data, kami akan cek semua,” tandas Zumi. (*)