Diwarnai 3 Penalti, Duel Sengit Liga 1 U-16 Justru Berakhir Imbang Tanpa Gol

PSIS Semarang U-16 harus puas bermain imbang tanpa gol saat menjamu PSS Sleman U-16 dalam laga kedua Liga 1 U-16 2019 di Stadion Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Sabtu (20/4/19). 

Padahal, duel tersebut diwarnai tiga drama penalti di babak kedua. Sepakan 12-pas pertama didapatkan tim tuan rumah usai salah satu pemainnya dilanggar di area terlarang, namun sepakan Fariq Akmal Dharmawangsa mampu ditepis kiper PSS, Mirza Mahardika.

Beberapa menit berselang, giliran tim tamu yang dihadiahi penalti. Sepakan sang kapten, Muhammad Zibran Baresi mampu menalukkan kiper Daffa Daem.

Namun, wasit Haldy Anugrah asal Malang mengulang penalti lantaran salah seorang pemain PSS masuk kotak penalti sebelum bola ditendang. Sayang dalam sepakan ulangan, bola membentur mistar gawang.

“Saya rasa ini hasil yang adil bagi kedua tim. Sama-sama mendapat penalti dan gagal dimaksimalkan,” ungkap pelatih PSS U-16, Edi Subroto kepada INDOSPORT usai pertandingan.

“Anak-anak juga sudah bermain maksimal sepanjang pertandingan. Meski memang kami sebenarnya banyak peluang namun belum berbuah hasil. Ini jadi catatan untuk perbaikan,” tambahnya.

Hasil di kandang PSIS sebenarnya jadi modal yang cukup apik bagi tim muda Super Elang Jawa. Mereka sempat mencuri kemenangan di laga pertama, Jumat (19/4/19) kemarin sore.

“Sekarang kami fokus ke pertandingan selanjutnya. Apalagi kembali bermain tandang di Semen Padang,” tegas Edi.