Padukan Kekuatan Lokal, PSBK Maksimalkan Penggawa Muda

Akhir Juli menjadi tonggak perjuangan PSBK PETA di Liga 3 2019. Usai gelaran Pemilu 2019, tahapan pembentukan kekuatan baru musim ini bakal digulirkan. Para penggawa muda Blitar Raya bakal menjadi andalan manajemen dan tim pelatih mengarungi ketatnya pertarungan kompetisi kasta ketiga di tanah air.

Salah satu persiapan adalah memetakan kekuatan para penggawa muda dari wilayah Kabupaten Blitar. Laskar PETA musim ini bakal memadukan kekuatan dari Blitar Raya, dan sesuai rencananya tidak mendatangkan penggawa dari berbagai daerah seperti musim lalu. “Akan kami coba memaksimalkan kekuatan dari Blitar Raya bersaing dalam Liga 3,” jelas Manajer PSBK PETA Yudi Meira.

Sementara itu, untuk penggawa dari Kota Blitar, manajemen sudah memiliki pandangan kekuatan yang bisa diandalkan mengisi kekuatan Laskar PETA. Yakni, potensi para penggawa muda yang saat ini memperkuat skuad Kota Blitar dalam persiapan babak 16 besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019, yang bergulir awal Juli mendatang di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik. Kekuatan tersebut akan disaring untuk mendapatkan yang sesuai dengan kualifikasi manajemen dan tim pelatih.

Dari babak mana Laskar PETA mengawali persaingan musim ini, manajemen masih menunggu informasi lebih lanjut. Pasalnya, PSBK PETA kemungkinan mengawali persaingan dari babak pranasional. Pasalnya, mereka yang lolos ke babak 16 besar Liga 3 2018 putaran nasional, otomatis berada di babak pranasional. Selain itu, juga ada enam tim terdegradasi dari Liga 2 2018.

Diperkirakan, 16 tim penghuni babak pranasional, adalah Persika Karawang, Persik Kendal, PSIR Rembang, Persegres Gresik United, Persiwa Wamena, Semeru FC Lumajang, PSBK PETA, Persijap Jepara, Perssu Sumenep, Persinga Ngawi, Lampung Sakti, PSN Ngada, Celebest FC, AS Abadi FC Pekanbaru, Solok FC, dan Persiba Bantul.