Respons Dejan Antonic atas Rencana Evaluasi dari Manajemen Madura United

Pelatih Madura United, Dejan Antonic bakal mendapat evaluasi dari manajemen terkait kinerjanya. Laga perempat final Piala Indonesia 2018 akan menjadi penentu nasib pelatih asal Serbia itu.

Dalam babak tersebut, Madura United berjumpa dengan Persebaya Surabaya. Sebelumnya, manajer Madura United, Harutna Soemitro menyebut bahwa laga ini merupakan ujian terakhir Dejan Antonic.

Mendengar hal itu, Dejan justru merasa tertantang. “Tergantung dari dia (manajemen Madura United). Kalau dia mau seperti itu tidak apa-apa. Tapi, ini jadi motivasi bagi kami untuk memenangkan derbi (Suramadu) nanti,” ucap Dejan.

Madura United memiliki rekor buruk saat berjumpa Persebaya. Dalam enam pertemuan, mereka belum pernah menang. Terakhir, Laskar Sape Kerap selalu tumbang saat bersua dalam dua laga semifinal Piala Presiden 2019.

Dua kekalahan dari Persebaya itu menjadi noda bagi Dejan selama melatih Madura United. Sebab, delapan laga lainnya sejak awal musim ini dilalui oleh Dejan dengan catatan tak terkalahkan di Piala Presiden dan Piala Indonesia.

Pelatih berusia 50 tahun itu optimistis bisa mengalahkan Persebaya dalam pertemuan di Piala Indonesia 2018. Dia meminta kepada anak asuhnya untuk tetap bekerja keras demi menembus babak semifinal.

“Saya selalu optimistis, tidak usah tanya-tanya. Kalau saya tidak yakin, saya tidak akan ada di sini. Tapi, ini bukan tergantung saya, melainkan semua. Saya hanya satu bagian dari mesin, ada banyak bagian dari mesin ini,” ujar Dejan.

“Semua bagian mesin harus jalan sama-sama membuat Madura United lebih bagus. Saya lihat dari tiga bulan yang kami jalani, Madura United sudah lebih bagus. Anak-anak membuat langkah yang bagus dan yang penting. Jalan kami masih jauh dan kami harus fokus seperti biasa,” imbuhnya.