Tim dan Official PSM Makassar Batal Ikuti Pemilu di Filipina, Begini Alasannya

Tim dan Official PSM Makassar batal menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. Maklum saja, Pasukan Ramang tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan Piala AFC 2019 di Filipina.

Awalnya pihak manajemen mengklaim telah mengupayakan agar para pemain dan sejumlah kru tim PSM bisa menggunakan hak pilihnya di Filipina atau lebih tepatnya di KBRI Manila. Namun karena sesuatu dan lain hal, rencana itu urung terlaksana.

Menurut Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Karim, rombongan tim Juku Eja tiba di Manila pada pagi hari. Namun karena tim diharuskan kembali menempuh perjalanan ke Kota Bacolod, akhirnya para pemain tidak sempat sempat ikut mencoblos di KBRI Manila.

“Semula dijadwalkan untuk mencoblos di KBRI Manila sebelum ke Kota Bacolod (lokasi venue laga AFC). Cuma karena waktu yang terlalu mepet, jadi tidak ada yang sempat,” ujar Sulaiman kepada INDOSPORT, Minggu (14/04/19).

Sule sapaan akrabnya menegaskan bahwa pihaknya sudah mengupayakan agar para pemain dan kru yang memiliki hak suara bisa mencoblos. Hanya saja, situasi dan kondisi tidak mendukung.

“Kami sudah mengusahakan yang terbaik tapi memang situasi di luar kendali. Jadi jangan dibilang kami acuh atau abai dengan Pemilu,” ujarnya.

Untuk diketahui tim PSM Makassar saat ini sudah berada di Kota Bacolod. Di kota ini, tepatnya di Panaad Stadium, PSM dijadwalkan akan bentrok dengan Kaya FC dalam matchday keempat Piala AFC 2019, Rabu (17/04/19) nanti.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*