Tiba di Bacolod, PSM Bertemu ‘Musuh Tak Terlihat’

PSM Makassar telah tiba di Bacolod, Filipina, sejak Minggu (14/4) kemarin. Mereka sengaja datang lebih awal untuk beradaptasi dengan cuaca yang lebih panas dibanding dengan di Makassar. Ini bisa menjadi ‘musuh tak terlihat’ bagi asa PSM untuk meraih poin penuh saat bertemu Kaya FC, Rabu (17/4) lusa, di Stadion Panaad.

Asisten Pelatih PSM Imran Amirullah mengatakan, timnya akan coba menyesuaikan kondisi sekitar. Utamanya cuaca yang berpotensi menjadi kendala terbesar skuad Juku Eja. “Sepertinya lebih panas di sini (daripada Makassar),” kata Imran kepada Fajar (Jawa Pos Group) setiba di Bacolod kemarin.

Imran menjelaskan, cuaca menjadi hal pokok yang harus bisa disesuaikan oleh para pemain. Sedangkan lapangannya menggunakan rumput. “Bukan sintetis. Jadi, mudah-mudah tidak ada kendala,” harapnya.

Datang lebih awal juga menguntungkan Wiljan Pluim dkk. Mereka punya waktu beradaptasi lebih lama. Setidaknya masih punya waktu dua kali latihan lagi sebelum laga kontra Kaya FC.

“Hari ini istirahat agar para pemain kembali bugar setelah menempuh perjalanan jauh. Besok (hari ini, red) baru di lapangan,” imbuhnya.

Winger PSM, Bayu Gatra, juga merasakan jika cuaca di Bacolod lebih panas. Namun ia tak khawatir, sebab hal ini sudah diantisipasi dengan sering menggelar latihan pagi hingga siang di Makkassar sebelum berangkat.

“Secara umum sih kita siap. Secara fisik dan stamina kita lebih bagus lagi,” kata Bayu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*