Simic Berpeluang Main, Presiden Persija Beri Ancaman untuk Bali United

Klub sepak bola Indonesia, Persija Jakarta berpeluang memainkan striker andalan, Marko Simic saat babak delapan besar Kratingdaeng Piala Indonesia 2018/19 saat melawan Bali United.

Presiden klub Ibu Kota, Ferry Paulus mengatakan Simic kemungkinan kembali ke Jakarta dalam waktu dekat jika permasalahan hukumnya di Australia sudah selesai.

Simic dilaporkan bisa tiba di Jakarta pekan depan, sebab kasus hukum yang sempat menghampirinya bisa selesai lebih cepat karena pengadilan tak bisa memproses setelah pihak pelapor tak kunjung hadir dalam sidang.

Kehadiran Simic dinilai bisa jadi senjata andalan Persija sekaligus ancaman serius bagi Bali United di Kratingdaeng Piala Indonesia.

“Iya. Artinya dua pertemuan (sidang) kemarin itu bisa dibilang tidak ada komplain dari si korban. Diharapkan pertemuan terakhir nanti itu bisa inkrah dan fakta-fakta hukum yang didapat dari tim pengacara, terutama pengacara Simic, itu juga bisa memberikan suatu angin baik dari rencana penutupan kasus ini,” beber Ferry soal kasus Simic.

“Simic baru minggu depan yah. Mudah-mudahn bisa main. Kita sih optimis dia bisa kembali, sehingga skuat kita lengkap. Apalagi Simic kan tidak main di Piala AFC dan tidak didaftarkan. Jadi hati-hati Bali United, persoalan besar bagi kalian,” imbuhnya soal kesempatan Simic main kontra Bali United.

Sebelum tersabdung kasus hukum, Simic sudah bermain untuk Persija di Kratingdaeng Piala Indonesia. Striker Kroasia itu bahkan sudah mencetak lima gol dan masuk dalam topskor sementara, tertinggal satu gol dari Herman Dzumafo di urutan pertama.

Lebih lanjut, Ferry Paulaus juga melihat peluang lain untuk memainkan pemain baru di Pala Indonesia seperti Yogi Rahadian.

Namun, Persija masih menunggu regulasi selanjutnya dari federasi sepak bola Indonesia, PSSI selalu operator kompetisi.

“Justru kita belum tahu regulasinya seperti apa. Harusnya sih bisa, karena ini kan putaran quarter final,” urai Ferry.