Djanur Maklumi Penampilan Mengecewakan Amido Balde di Final Piala Presiden

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman masih memberikan kesempatan kepada sang striker, Amido Balde, meski tampil mengecewakan pada laga final Piala Presiden 2019 melawan Arema FC.

Sosok Amido Balde menjadi sorotan dalam laga final Piala Presiden atas penampilan buruknya. Amido gagal menampilkan permainan seperti dilaga-laga sebelumnya, saat melawan Arema FC di partai puncak.

Pemain asal Guinea-Bissau tak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang SIngo Edan. Bahkan, Amido melakukan tindakan yang tidak sportif serta memancing emosi saat menendang pemain Arema FC, Arthur Cunha hingga jatuh di lapangan saat leg pertama Piala Presiden 2019.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, atas penampilan tak memuaskan dari Amido Balde di laga melawan Arema.

“Kita akui hari ini Amido Balde di samping kurang bergerak tapi supply dari tengah saya pikir, dia selalu dijaga ketat oleh lawan, Hamka (Hamzah) sama (Arthur) Cunha. Tapi Amido agak sedikit emosional. Itu akan kita perbaiki,” ucap Djanur saat konpers usai laga

Meski begitu, pelatih yang biasa disapa Djanur itu pun masih memberi kesempatan kepada pemainnya tersebut untuk bisa menunjukkan kemampuannya bersama Persebaya.

“Tapi kita akan terus memberikan kesempatan kepada Amido. Karena saya yakin (kemampuan) Amido masih bisa ditingkatkan,” ucapnya.