Persib Bandung Tegaskan Tak Terlibat Politik Praktis

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyampaikan klarifikasi terkait penggunaan alat peraga kampanye calon legislatif (Caleg) yang mengatasnamakan wakil manajer.

Alat peraga kampanye ini membuat PT PBB belakang mendapat pertanyaan mengenai keterlibatan Persib di politik praktis menjelang pemilihan umum (Pemilu) legislatif pada 17 April.

Namun hal itu dibantah PT PBB. Sayangnya, manajemen tidak menyebutkan identitas yang memakai jabatan wakil manajer Persib dalam alat peraga kampanyenya.

“Merujuk pada regulasi dan pendaftaran tim [di Liga 1], tidak pernah ada jabatan wakil manajer di Persib. Jika Manajer tidak hadir dalam sebuah pertandingan, konferensi pers, sebelum dan sesudah pertandingan, maka posisinya digantikan asisten manajer,” demikian pernyataan manajemen melalui laman resmi klub.

“Persib tidak pernah mengizinkan penggunaan nama, logo, jabatan di Persib maupun dokumentasi dalam bentuk apapun sebagai alat kampanye dari politik praktis. Demikian informasi ini dibuat untuk memberikan klarifikasi.”

Sepakbola menjadi tumpangan sejumlah pihak yang terlibat langsung di Pemilu 2019, seperti ketika salah satu calon wakil presiden (Cawapres) menerima kedatangan orang yang mengaku sebagai suporter olahraga paling populer di Indonesia ini.