Dua Pemain CD Leganes Spanyol Perkuat Persebaya

Dua pemain akademi klub Spanyol, CD Leganes, Syukran Samual Arabia dan Andrian Rusdianto kembali ke Indonesia. Keduanya akan bermain di kompetisi Elite Pro Academy U-16 2019 bersama Persebaya Surabaya.

Keduanya masih berstatus kontrak di akademi Leganes. Namun, keduanya akan menjalani masa peminjaman di Persebaya Surabaya sampai pada bulan Agustus mendatang.

“Kita memang tujuannya berlatih di Leganes, lalu ada panggilan untuk bermain di Elite Pro Academy U-16 dan bermain di Persebaya,” ujar Syukran Arabia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (12/9/2019).

“Sudah ada komunikasi juga dengan Persebaya. Jadi saya hari Senin dengan Andrian akan berangkat ke Surabaya,” katanya.

Syukran dan Andrian mengungkapkan ada beberapa klub yang memang tertarik. Namun keduanya sudah mantab untuk membela Persebaya di Elite Pro Academy.

“Sebenarnya ada panggilan juga dari Persija, Persib, dan Kalteng Putra. Tapi saya memfavoritkan Persebaya jadi saya pilih ke Surabaya,” tuturnya.

Andrian Rusdianto juga senang dirinya bisa bergabung dengan Persebaya Surabaya. Hal itu merupakan impiannya jika bermain di Indonesia.

“Saya senang bisa bergabung dengan Persebaya, karena bisa membela tim kebanggan dari kota sendiri,” kata Andrian yang lahir di Sidorajo namun besar di Surabaya.

Keduanya mengaku masih akan bermain di Leganes. Saat ini, kompetisi usia muda di Spanyol sedang libur dan mereka dipinjamkan Leganes untuk bisa bermain di Indonesia.

“Saya stay sampai bulan Agustus dan kemungkinan bisa kembali ke Spanyol karena liga sudah mulai,” jelas Syukran Arabia.

“Kita diizinkan oleh klub karena kompetisi juga sudah libur dan klub juga izinkan kita bermain di kompetisi Elite Pro,” tandasnya.

Baik Syukran dan Andrian merupakan pemain yang membela akademi Leganes U-16. Keduanya memang sempat membela Persija Barat pada kompetisi Suratin U-15 tahun lalu.

Keduanya juga sempat membela Tim Pelajar Indonesia U-15 pada kompetisi yang digelar Kemenpora pada Desember tahun lalu. Syukran Arabia menjadi kapten dan andalan lini belakang tim pelajar pada turnamen yang digelar di Pulau Bali itu.