Berbagi Trofi dengan Bruno Matos, Ini Kata Manu Dzhalilov

Klub sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya harus memendam asa menjuarai Piala Presiden 2019 lebih dalam setelah dikalahkan oleh Arema Malang dengan agregat 2-4, Jumat (13/04/19) malam kemarin.

Walau gagal meraih trofi Piala Presiden 2019, Persebaya dan Bonek masih bisa berbesar hati saat mengetahui dua pilar Bajul Ijo berhasil menyabet gelar individu, yakni Irfan Jaya sebagai pemain muda terbaik, serta Manuchekhr Dzhalilov yang harus membagi gelar pencetak gol terbanyak dengan Bruno Matos (Persija).

Tentunya keberhasilan keduanya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri untuk Persebaya, Bonek, serta sang pemain, seperti Dzhalilov yang mengucapkan rasa syukurnya karena telah berhasil merengkuh gelar pencetak gol terbanyak di ajang Piala Presiden 2019 ini.

Melalui akun Instagram pribadinya, pemain berkebangsaan Tajikistan tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada beberapa sosok yang sangat berpengaruh.

Mulai dari pelatih, rekan satu tim hingga Bonek yang tak henti-hentinya memberikan dukungan ketika Bajul Ijo bertanding.

“Terima kasih atas kepemiminannya. Terima kasih untuk pelatih. Terima kasih untuk para pemain di tim. Terima kasih untuk fans terbaik (Bonek), tanpa bantuan kalian saya tidak akan mendapatkan ini. Menyesal karena kami tidak menjadi juara. Kemarin di Surabaya sangatlah hebat. Kami berterimakasih kepada Bonek. Salam Satu Nyali. WANI. Terima kasih kepada Allah,” tulis Dzhalilov

Memang sejak didatangkan pada awal tahun 2019, Dzhalilov langsung mendapat kepercayaan dari Djadjang Nurdjaman untuk mengawal lini depan Persebaya.

Sang pemain pun langsung membayara kepercayaan itu dengan gelontoran lima gol dan penghargaan pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2019.