Ratu Tisha Angkat Bicara Terkait Rencana KLB PSSI

Sekjen PSSI, Ratu Tisha belum lama ini memberikan penjelasan terkait rencana digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) pada Agustus mendatang. Ia mengatakan permintaan KLB tersebut sudah ditetapkan oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan pihaknya sudah berkirim surat ke FIFA untuk meminta izin dan masih menunggu jawaban. 

Ratu Tisha mengungkapkan PSSI tengah menunggu koordinasi dari FIFA dan AFC lantaran federasi sepak bola dunia dan konfederasi sepak bola Asia itu juga tengah sibuk mempersiapkan sejumlah agenda penting, seperti Kongres Tahunan AFC pada 6 April dan Kongres Pemilihan FIFA pada 5 Juni.

Nantinya, pihak FIFA akan berkunjung dalam waktu dekat untuk membicarakan lebih lanjut keputusan menggelar KLB.

“Saat Komite Exco menetapkan akan KLB, PSSI bersurat ke FIFA dan kami sudah berkomunikasi terkait kapan digelarnya KLB,” katanya.

“Kami jadwalkan FIFA berkunjung ke Indonesia awal April dan itu sifatnya menunggu juga karena ada Kongres AFC juga,” imbuh Tisha.

Desakan digelarnya KLB PSSI disebabkan situasi sepak bola nasional yang dianggap tak kondusif. Pasca ketua umum sebelumnya, Edy Rahmayadi yang memutuskan mundur, pelaksana tugas sementara ketua umum (Plt) diamanatkan ke Joko Driyono selaku wakil ketua umum.

Namun, seiring berjalannya waktu, Joko Driyono kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian melalui Satgas Anti Mafia Sepak Bola karena melakukan tindak pidana perusakan barang bukti yang telah dipasang garis polisi di kantor Komisi Disiplin PSSI sejak 14 Februari 2019 lalu. Setelahnya, banyak pihak yang mendesak diadakannya kongres luar biasa (KLB) PSSI untuk menentukan pemimpin baru.