Piala Presiden: Bekuk Madura United, Pelatih Persebaya Puji Mental Pemain

Persebaya berhasil memastikan diri lolos ke final Piala Presiden 2019. Tim Bajul Ijo unggul 3-2 atas Madura United dalam leg kedua semifinal di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam WIB (6/4/2019).

Kemenangan itu membuat Persebaya menang agregat atas Madura United. Sebab, mereka sebelumnya menang 1-0 dalam laga bertajuk Derbi Suramadu pada leg pertama, Rabu (3/4/2019), di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Saya ucapkan rasa syukur karena kami bisa kembali menang dan ke final. Ini bukan pertandingan yang mudah buat kami,” kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya, dalam sesi jumpa pers sesudah laga.

Persebaya sempat mendapat gempuran tanpa henti dari Madura United sejak pertandingan dimulai hingga menit ke-30. Selama babak pertama, kedua tim bermain imbang tanpa mencetak gol alias skor 0-0.

Lima gol yang tercipta di pertandingan ini lahir pada babak kedua. Madura United sempat unggul lewat Aleksandar Rakic (54′) dan Alberto Goncalves (68′). Sedangkan Persebaya membalas lewat Otavio Dutra (61′), Amido Balde (82′), dan Hansamu Yama (90+4′).

“Kami sempat tertekan di awal babak, tapi masih bisa mengimbangi. Permainan kami sangat luar biasa, tetap militan dan memberi tekanan kepada lawan. Yang pasti, pemain kami punya mental untuk membawa Persebaya menang,” imbuh Djadjang.

Pujian Djanur soal mental pemain Bajul Ijo tidak main-main. Tekanan tinggi sebenarnya juga diberikan pemain Madura United. Banyak peluang yang mereka cipta, namun hanya dua yang berbuah gol.

“Saya sudah sampaikan di awal, ini soal mental. Pertandingan ini adu motivasi, punya kemenangan untuk menang. Pemain kami melakukannya degan baik. Kami sempat ketinggalan, tapi bisa dibalas. Artinya, mental itu bagus,” ucap pelatih berusia 60 tahun itu.

Hasil ini membuat Persebaya bakal berjumpa Arema dalam laga bertajuk Derbi Jatim. Dua tim itu dikenal dengan rivalitas yang tinggi di Jawa Timur. Leg pertama akan digelar 9 April dengan Persebaya sebagai tuan rumah dulu, sedangkan leg kedua pada 12 April dengan Arema ganti menjamu Bajul Ijo.