Bungkam Madura United, Persebaya Tantang Arema di Final Piala Presiden

Persebaya Surabaya berhasil melaju ke final Piala Presiden 2019 setelah menundukkan Madura United 3-2 pada pertandingan leg kedua semi-final di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Sabtu (6/4) malam WIB.

Hasil itu membuat Persebaya mencatat kemenangan dengan skor agregat 4-2, mengingat di leg pertama unggul 1-0. Laga final diperkirakan bakal berlangsung panas, karena Bajul Ijo akan menghadapi musuh bebuyutan, Arema FC, di dua laga final pada 9 dan 12 April.

Babak pertama

Pertarungan antara Madura United dan Persebaya berjalan sengit sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Madura United wajib memetik kemenangan dengan selisih dua gol, sedangkan Persebaya hanya membutuhkan hasil imbang.

Permainan agresif Madura United ini memaksa barisan belakang Persebaya harus bekerja keras menghalau bola. Namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala Laskar Sape Kerrab. Sebaliknya, tim tamu baru bisa keluar dari tekanan selepas laga berjalan sepuluh menit.

Dua peluang selanjutnya diperoleh Andik Vermansah. Di menit ke-13, Andik mencoba menendang bola umpan silang David Laly yang ditinju kiper Miswar Saputra, tapi menemui kegagalan. Selang empat menit kemudian, sepakan Andik diamankan Miswar.

Di lain sisi, serangan balik cepat yang dikembangkan Persebaya juga turut mengancam pertahanan Madura United. Ancaman diberikan Manuchekhr Dzhalilov menjelang babak pertama berakhir, namun sepakannya dapat ditepis penjaga gawang Muhammad Ridho, sehingga skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Babak kedua

Madura United tidak mengendurkan tekanan ke pertahanan Persebaya untuk memecah kebuntuan sepanjang babak pertama. Di lain sisi, Persebaya lebih menunggu sambil mencari celah melakukan serangan balik.

Upaya Madura United akhirnya membuahkan hasil memasuki menit ke-54. Umpan silang Alberto ‘Beto’ Goncalves dari sisi kanan serangan disambut tandukan Aleksandar Rakic yang tak bisa dijangkau Miswar, sehingga bola masuk ke dalam gawangnya.

Persebaya berusaha bangkit untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan melalui set-piece di menit ke-61. Bola sepak pojok disambut tandukan Otavio Dutra yang membobol gawang tuan rumah.

Pertandingan makin menarik, karena Madura United meningkatkan intensitas serangan. Tim besutan Dejan Antonic ini kembali mengungguli lawannya pada menit-68 melalui sontekan Beto menyambut umpan Rakic.

Namun pada menit ke-82, Amido Balde kembali memaksa laga berjalan imbang setelah menjebol gawang Ridho. Hansamu Yama akhirnya memastikan kemenangan Persebaya nenjadi 3-2 di injury time sekaligus mengubur ambisi Madura United.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Madura United: M Ridho; Alfath Fathier, Frandy Imbiri, Jaimerson Xavier, Marckho Sandi Meraudje, Andik Vermansah, David Laly, Zulfiandi, Zah Rahan, Alberto ‘Beto’ Goncalves, Aleksandar Rakic.

Persebaya: Miswar Saptura; Hansamu Yama, M Syaifuddin, Novan Setyo Sasongko, Otavio Dutra, Misbakus Solihin, Muhammad Hidayat, Osvaldo Haay, Amido Balde, Damian Lizio, Manuchekhr Dzhalilov.