Bantah Pernyataan Gusti Randa, Refrizal Sebut Iwan Budianto Plt Ketum PSSI Sesuai Statuta

Pelaksana Tugas Harian Organisasi PSSI sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa, menyebut rapat Exco pada Kamis (28/3/2019) sebagai hoaks. Anggota Exco lainnya, Refrizal, mengatakan Gusti Randa berbohong kepada masyarakat.

“Bohong berarti ya itu (Gusti Randa). Coba ditanyakan kepada anggota Exco lain yang hadir pada rapat,” ujar Refrizal ketika dihubungi Bola.com, Minggu (31/3/2019).

Refrizal meminta kebenaran rapat Exco pada Kamis lalu untuk ditanyakan kepada anggota Exco lainnya yang hadir seperti Dirk Soplanit, Juni A. Rahman, Very Mulyadi, dan Papat Yunisal. Bahkan, pada pertemuan tersebut, Gustui Randa disebutkannya juga turut datang.

“Tanya deh dengan yang lain. Ada Pak Dirk, Pak Juni, Pak Very, Bu Papat. Coba tanya ke dia (Gusti Randa), yang benar siapa. Ada atau tidak (rapat tersebut),” kata Refrizal menambahkan. “Waktu rapat Exco kemarin Pak Gusti Randa juga datang,” tuturnya.

Rapat Exco PSSI tersebut membahas status Iwan Budianto yang naik menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PSSI setelah Joko Driyono ditahan Satgas Anti Mafia Bola. Refrizal mengatakan, selaku Wakil Ketua Umum, Iwan Budianto otomatis menjadi Plt Ketum sesuai Statuta PSSI Pasal 39 Ayat 6 yang berbunyi ‘Apabila Ketua Umum tidak ada atau berhalangan, maka Wakil Ketua Umum dengan usia tertua akan menggantikannya.’

“Tidak perlu dihasilkan atau perlu diputuskan. Kan itu (Iwan Budianto sebagai Plt Ketum PSSI) sudah sesuai statuta. Kalau menunjuk yang lain, baru kami putuskan. Kalau bukan Iwan Budianto, baru kami putuskan dalam rapat Exco. Kalau Iwan Budianto, kan memang statuta. Waktu rapat juga Pak Gusti Randa mengiyakan begitu,” terangnya.

“Rapatnya tidak menegangkan seperti pemberitaan media. Tidak ada tegang-tegang. Kami biasa-biasa saja. Kami mendudukan sesuai Statuta. Gusti Randa juga tidak protes. Memang begitu statutanya kok,” imbuh Refrizal.