Prediksi Persela Vs Madura United: di Antara Nama Besar dan Kutukan

Banyaknya pemain Madura United berlabel bintang tak membuat Persela Lamongan silau. Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu bahkan merasa tertantang untuk menaklukkan tim besutan Dejan Antonic saat kedua tim berjibaku di laga babak 8 besar Piala Presiden 2019 yang ditayangkan di Indosiar, Minggu (31/3/2019), dari Stadion Surajaya, Lamongan.

Ini adalah pertandingan babak 8 besar terakhir. Tiga tim lain, sudah mendapat tiket bermain di semifinal. Praktis, tiket terakhir akan diperebutkan Persela Lamongan dan Madura United.

Tak main-main, Persela memasang target menang atas Madura United. Hal ini mengacu pada rekor tak terkalahkan di kandang yang mereka miliki sejak pelatih Aji Santoso membesut tim ini.

“Pemain sudah membuktikan mereka tidak merasa inferior atas lawan yang memiliki nama besar,” tutur Aji.

Optimisme Aji ini didasarkan pada hasil di babak penyisihan grup serta perkembangan pemainnya yang cukup pesat. Maklum, membongkar hampir 70 persen materi pemainnya, Persela dihuni mayoritas pemain baru dengan rata-rata usia yang masih muda, namun bisa mengalahkan Persita dan Arema FC, serta menahan Barito Putera, di babak penyisihan Grup E.

Di pertandingan menjamu Madura United, Persela bisa tampil dengan kekuatan penuh setelah Lucky Wahyu dipastikan sembuh dari cedera. Gelandang jangkar Persela ini akan bertandem dengan Kei Hiriose. Juga ada Hambali Tolib dan Malik Risaldi yang terus menunjukkan kemajuan.

Untuk pemain asing, Persela juga bisa berharap banyak pada Washington Brandao, yang memiliki kecepatan dan penyelesaian. Brandao hingga kini sudah mencetak dua gol untuk Persela.

Bagi mereka, duel melawan Madura United bukan sekadar perebutan tempat di semifinal, melainkan momen tepat untuk mengasah mental skuat Persela Lamongan sebelum tampil di kompetisi reguler yang rencananya akan diputar mulai 8 Mei 2019.

“Saya sudah siapkan taktik khusus untuk meredam keunggulan kualitas individu pemain Madura United. Semoga bisa dijalankan dengan baik oleh pemain,” jelas Aji.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, menyadari bahwa tim asuhannya lebih diunggulkan. Sebab, beberapa pemain bintang masih menghiasi skuatnya. Di antaranya ada Andik Vermansah, Zulfiandi, Ridho Djazulie, hingga Aleksandar Rakic.

Mereka hanya kehilangan kapten sekaligus penyerang andalan, Greg Nwokolo, dalam pertemuan ini. Pemain berusia 33 tahun itu harus menepi akibat cedera otot paha yang dialami saat membela Timnas Indonesia.

“Kami sudah tahu kualitas Persela, pasti mereka juga tahu kualitas kami. Semua kami harus tetap fokus disiplin dan kerja keras. Seperti biasa, Dejan minta pemain optimis untuk pertandingan ini,” kata pelatih asal Serbia itu.

Hanya, Madura United masih dihantui rekor buruk saat berjumpa Persela. Mereka selalu gagal menang saat bertandang ke Stadion Surajaya. Dejan meminta anak asuhnya melupakan catatan yang dianggap sebagai kutukan itu.

“Jangan lihat yang kemarin. Pemain harus melihat ke depan. Semua tim bekerja keras untuk mendapat kemenangan. Selama latihan, pemain sudah siap. Sepak bola tidak bisa diprediksi siapa yang bisa menang,” imbuhnya.

Pertemuan ini bakal melahirkan persaingan seru dan ketat bagi kedua tim. Persela dan Madura United sama-sama mengoleksi tujuh poin selama fase grup. Bedanya, materi Persela Lamongan banyak mengandalkan pemain muda, sementara Madura United memiliki amunisi berpengalaman.

“Ini satu pertandingan besar untuk kedua tim, Persela dan Madura. Saya merasa pertandingan menarik, saya mau lihat siapa yang bagus. Semoga kedua tim bisa kasih bagus dan maksimal,” ucap pelatih berusia 50 tahun itu.

Wakil kapten Madura United, Slamet Nurcahyo menimpali sang pelatih. “Kami datang ke sini tidak main-main. Kami datang hanya ingin menang,” kata pemain asal Jember itu.

Prakiraan Susunan Pemain
Persela Lamongan (4-3-3): Dian Agus Prasetyo (kiper); Eky Taufik, Arif Satria, Jairo Rodrigues, Ahmad Birrul Walidain (belakang); Achmad Subagja Baasith, Jose Augusto Sardon, Kei Hirose (tengah); Malik Risaldi, Wsahington Brandao, Jefri Kurniawan (depan)

Pelatih: Aji Santoso

Madura United (4-3-3): Ridho Djazulie (kiper); Marckho Meraudje, Jamerson Xavier, Fachruddin Aryanto, Andik Rendika Rama (belakang); Zulfiandi, Zah Rahan Krangar, Slamet Nurcahyo (tengah); Andik Vermansah, Aleksandar Rakic, Beto Goncalves (depan)

Pelatih: Dejan Antonic