Djanur Punya Pola Baru, Persebaya Tak Dapat Libur Usai Bertanding

Usai memastikan diri melangkah ke semifinal Piala Presiden 2019, Jumat (29/3), tak ada rehat bagi skuad Persebaya Surabaya. Ruben Sanadi langsung menggeber latihan pada Sabtu (30/3) kemarin. Rupanya, pola baru ini merupakan ide sang pelatih, Djadjang Nurdjaman.

Ada pola baru yang diterapkan kepada skuad Persebaya. Jika sebelumnya mereka selalu diberi jatah libur setiap usai melakoni laga. Kini, kebiasaan itu sudah berubah. Libur baru diberikan dua hari setelah melakoni laga. Itu artinya, hari ini (31/3) skuad Persebaya baru diberi jatah libur latihan.

Lalu, apa yang membuat kebiasaan itu berubah? Ternyata pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman yang punya ide tersebut. Dia tengah mengimplementasikan ilmu baru yang didapat selama kursus lisensi pelatih AFC Pro. Djanur-sapaan Djadjang- menjelaskan, dalam kursus itu dia mendapat program weekly training.

“Jadi setelah pertandingan nggak langsung libur. Masih ada latihan. Pemain dihabiskan capeknya,” kata pelatih 60 tahun itu.

Nah, dalam latihan kemarin, Djanur hanya memberikan porsi yang ringan. Terutama kepada starting eleven. Djanur menyebut latihan setelah pertandingan memiliki efek yang cukup bagus.

“Tujuannya (latihan) untuk mengeluarkan asam laktat dalam tubuh pemain usai pertandingan. Jadi besoknya pemain bisa istrirahat total dan lebih segar,” tambah mantan pelatih Persib Bandung itu.

Rencananya, sistem itu akan dilakukan Djanur selama musim kompetisi 2019. Tapi, hal itu hanya bisa dilakukan jika Persebaya melakoni laga home. Sementara untuk laga away, pola baru itu tak bisa dilakukan.

“Karena kan kami harus melakukan perjalanan sehari setelah away. Pemain akan libur setelah perjalanan. Tapi nggak masalah,” tambah dia.

Sayang, dalam latihan kemarin kapten Ruben Sanadi absen. Dia memang menderita cedera dalam laga kontra Tira Persikabo (29/3). Pemain 32 tahun itu sampai ditarik dan digantikan oleh M. Syaifuddin pada menit 67.

Bukan hanya Ruben. Top skor Persebaya di Piala Presiden Manuchekhr Dzhalilov juga absen. Keduanya diketahui tengah melakukan magnetic resonance imaging atau MRI.

Kondisi itu membuat Ruben dan Dzhalilov terancam absen dalam laga leg pertama semifinal Piala Presiden, Rabu (3/4) nanti. Djanur bahkan belum bisa memastikan apakah keduanya bisa tampil. “Karena belum tahu kan kondisinya seperti apa,” tegas dia.

Tapi, dia berharap kondisi dua pemain andalannya itu tidak terlalu parah. Kalaupun absen, Djanur enggan pusing. “Karena kami kan punya banyak stok pemain,” terangnya.

Hanya, Persebaya dihadapkan kepada jadwal yang mepet. Praktis, Persebaya hanya memiliki dua kali latihan sebelum laga semifinal.

Soal lawan, Persebaya masih menunggu pemenang antara Persela Lamongan kontra Madura United yang akan berlaga sore ini. Djanur enggan memilih lawan. Dia menilai kedua tim punya kelebihan.

“Secara materi, Madura (United) lebih bagus. Tapi kekompakan dan daya juang Persela tak boleh diremehkan. Ya, kami siap menghadapi siapa pun,” pungkasnya.