Ini Sosok Salah Satu Wasit Terbaik Indonesia yang Disorot Usai Persija vs Kalteng Putra

Beberapa waktu lalu, sosok dari wasit Thoriq Munir Alkatiri mendapatkan apresiasi atas kinerjanya memimpin laga di Liga 1 2018. Atas ketegasan kepemimpinannya dalam mengawal pertandingan Thoriq Alkatiri pun dinobatkan menjadi wasit terbaik Liga 1 2018.

Namun nampaknya, gelar tersebut menjadi tercoreng ketika kepemimpinan dari Thoriq di laga Persija Jakarta melawan Kalteng Putra pada babak delapan besar Piala Presiden 2019 dipertanyakan menyusul keputusan kontroversialnya.

Diketahui, Thoriq mengesahkan gol handball dari pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai, pada menit ke-56. Tak terima dengan keputusan Thoriq, para pemain Persija pun mengajukan protes keras kepada Thoriq. Namun, Thoriq tetap berpegang pada putusannya yang mengsahkan gol Wanggai.

Alhasil, Persija pun harus mengakhiri laga dengan kekalahan 4-5 atas Kalteng. Dan, membuat Tim Macan Kemayoran harus angkat koper dari ajang Piala Presiden 2019.

Mungkin banyak yang belum tahu mengenai sosok dari wasit Thoriq Alkatiri. Meski sempat membuat keputusan yang kontroversial, namun dibalik itu semua ada segudang prestasi yang telah diraih oleh Thoriq.

Thoriq Alkatiri merupakan salah satu wasit asal Indonesia yang memiliki lisensi Federasi Sepak Bola Seluruh Dunia (FIFA). Rapor wasit berlisensi FIFA dikantongi Thoriq sejak tahun 2014.

Thoriq mengawali debutnya sebagai seorang wasit ketika memimpin laga divisi utama Liga Indonesia pada tahun 2012. Hal yang menarik adalah usia dari Thoriq ketika itu masih 24 tahun. Pria asli Karawang itu pun dinobatkan jadi pelatih termuda yang memimpin laga di Divisi Utama waktu itu.

Dikarenakan integritasnya dalam memimpin laga di Divisi Utama, Thoriq pun dipercaya untuk menjadi wasit pada laga final Piala Gubernur Jatim 2013 setahun kemudian.

Sosok Thoriq sebagai wasit pun semakin dikenal setelah ia beberapa kali memimpin laga di Liga Super Indonesia musim 2013/2014, dan sekaligus dinobarkan jadi wasit terbaik di musim itu.

Ditahun-tahun berikutnya, prestasi terus dicatatkan oleh Thoriq sebagai wasit nasional, mulai dari wasit terbaik di Piala Jendral Sudirman 2015, Piala Bhayangkara, dan Liga 1 2018.

Selain di nasional, Thoriq pun mencoba melebarkan sayapnya sebagai wasit yang menangani pertandingan-pertandingan Internasional. Hal ini ia lakukan ketika laga Laos melawan Vietnam pada Piala AFF 2018.

Setelah itu berlanjut ke laga Internasional lainnya seperti Filipina vs Malaysia (2014) serta Korea Selatan U-23 vs Singapura U-23 (2018). Hingga akhirnya ia dipercaya oleh AFC untuk memimpin laga di Liga Champions Asia paada edisi 2018 lalu.