PSIS Menempa Fisik Pemain di Pegunungan

Skuat PSIS mulai menjalani pemusatan latihan di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (21/3/2019). Program yang dijalankan tim berjulukan Mahesa Jenar ini terutama untuk meningkatkan fisik pemain.

Hari Nur Yulianto dkk. melahap latihan fisik berat dengan fokus utama penguatan kondisi stamina. Dipimpin pelatih fisik Budi Kurnia, mereka melahap materi latihan di Lapangan Krakal Sari yang tak jauh dari hotel tempat menginap.

Pemain dibagi dalam lima kelompok untuk mendapatkan materi fisik yang berbeda-beda. Seluruh pemain mengikuti program latihan yang berlangsung sekitar dua jam. Termasuk dua pemain asing yang ada, Wallace Costa dan Claudir Marini Jr, tanpa Ibrahim Conteh yang telah didepak dari PSIS karena performa menurun.

Budi Kurnia mengatakan, program latihan fisik akan berlangsung sekitar dua pekan. Nantinya, titik berat latihan lebih kepada kekuatan dan daya tahan stamina pemain.

“Akan dibandingkan dengan tes fisik pertama. Jadi terlihat sejauh mana kondisi pemain saat ini. Kalau dirata-rata, fisik mereka baru sekitar 70 persen,” ujar Budi, Kamis (21/3/2019).

Mantan pelatih fisik Persis Solo itu memaparkan, ia sudah memiliki gambaran program yang akan diberikan kepada pemain. Selain latihan fisik di lapangan, pemain juga melahap sesi gym dan cross country.

“Program latihan setiap hari berbeda-beda. Termasuk durasi latihan, ada dua kali sehari serta satu kali dalam sehari,” imbuh Budi Kurnia.

PSIS tampil lumayan di ajang Piala Presiden 2019 yang ditayangkan langsung oleh Indosiar. Berstatus sebagai tuan rumah, PSIS mampu nangkring di posisi ketiga klasemen akhir Grup C dengan nilai menyamai Kalteng Putra dan Persipura Jayapura. Namun, hanya Kalteng Putra yang lolos ke babak 8 besar dengan unggul head to head dan produktivitas gol.