PSIS Agendakan Uji Coba di Luar Negeri

PSIS Semarang berencana menggelar uji coba di luar negeri sebelum menghadapi persaingan di Liga 1 2019. Saat ini, skuat besutan Jafri Sastra tersebut digembleng fisiknya dalam pemusatan latihan di Bandungan, Kabupaten Semarang.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengatakan uji coba di negara tetangga menjadi agenda timnya dalam waktu dekat. Menurut pria yang juga anggota komite eksekutif (Exco) PSSI tersebut, selama di luar negeri setidaknya Hari Nur dan kolega akan menjalani tiga sampai empat kali laga latih tanding.

“Uji coba nanti di luar negeri, timnya bisa dari Singapura atau Malaysia,” ungkap Yoyok Sukawi setelah menghadiri Pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI DIY di Wisma Soeratin, Baciro, Kota Yogyakarta, Minggu (24/3/2019).

Lokasi uji coba kemungkinan satu di antara dua negara, yaitu Malaysia atau Singapura. Keputusan memilih lawan uji coba dengan tim luar negeri bukan tanpa sebab. Yoyok menilai tim asal Malaysia dan Singapura dapat sebagai acuan guna melihat kemajuan dari TC di Bandungan.

“Nanti tolok ukurnya lawan tim asal Malaysia atau Singapura. Tentu setelahnya akan kami nilai sejauh apa kemajuan dari TC. Selain itu, kalau kami uji coba di Indonesia saya rasa sulit mengurus perizinan terutama saat jelang Pemilu ini,” imbuh Yoyok.

Pria yang memiliki nama asli AS Sukawijaya ini mengatakan peta persaingan di kompetisi Liga 1 2019 bakal semakin sengit. Tiga tim promosi yaitu PSS Sleman, Semen Padang, dan Kalteng Putra disebutnya bakal menghadirkan persaingan yang sengit musim depan.

“Menurut saya Liga 1 nanti ini tidak main-main. PSS punya modal suporter yang fanatik, lalu ada Semen Padang tim sarat sejarah, sedangkan Kalteng Putra ini saya sebut ‘Bayi Ajaib’ yang baru baru promosi dan langsung datangkan pemain-pemain mahal, kemarin saja di Piala Presiden 2019 bisa kalahkan Persipura,” tandas Yoyok Sukawi, tentang peta kekuatan tim lawan PSIS Semarang.