Ini Persiapan Arema FC Jelang Menantang Bhayangkara FC

Milomir Seslija membeber persiapan anak asuhnya jelang menghadapi Bhayangkara FC, yang akan menjadi lawan timnya pada Delapan Besar Piala Presiden 2019. Pelatih Arema FC ini menyebut ada sejumlah hal yang akan dibenahi timnya sebelum melakoni laga tersebut.

“Kami menyiapkan diri dengan melakukan apa yang kami butuhkan dalam pertandingan lawan Bhayangkara FC,” ucap Milo.

“Kami benahi pergerakan tanpa bola, menahan bola, penyelesaian akhir, dan meningkatkan kebugaran pemain agar bisa berlari sebagai sebuah tim,” sambungnya.

Arema dipastikan akan menghadapi Bhayangkara FC pada laga Delapan Besar Piala Presiden 2019. Kepastian ini didapat usai diadakannya drawing, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (19/03).

Arema, dengan status sebagai runner-up Grup E, akan berhadapan dengan Bhayangkara FC, yang berstatus sebagai juara Grup B, di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Sabtu (30/03). Pertandingan ini, dan pertandingan lain di Piala Presiden 2019, akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar.

Lebih lanjut, menurut Milo, perbaikan apa pun yang dilakukannya tak akan banyak berguna apabila mereka bermain seperti ketika dikalahkan Persela, pada fase grup lalu. Karenanya, pelatih berlisensi UEFA Pro ini menegaskan juga akan membenahi organisasi permainan timnya.

“Jika kami bermain seperti lawan Persela lalu, sering kehilangan bola, tak ada gunanya punya kebugaran lebih. Tak akan membantu,” tegasnya.

“Kami harus bisa bermain lebih terorganisir secara taktik, seperti yang kami tunjukkan pada laga kontra Barito. Permainan kami juga terorganisir dengan baik pada pertandingan lawan Timnas U-22 lalu. Sangat luar biasa,” ia menambahkan.

Milo pun menyebut timnya harus belajar dari laga leg kedua 16 Besar Piala Indonesia, kontra Persib Bandung, lalu. Ia mengaku pada pertandingan ini anak asuhnya gagal mempertahankan organisasi permainan mereka sepanjang pertandingan.

“Lawan Persib, kami hanya bisa terorganisir selama 85 menit, kemudian kami tak kompak dan kebobolan gol kedua,” papar Milo.

“Ini merupakan kesalahan yang harus kami jadikan pelajaran dan benahi secepatnya,” ia menandaskan.