Alfin Tuasalamony Pulih Sepenuhnya dari Bekas Operasi Wasir

Arema FC bisa sedikit berlega hati menyusul kembali pulihnya fullback kanan andalan mereka, Alfin Tuasalamony. Pemain belakang asal Tulehu ini dipastikan telah sembuh total dari bekas operasi wasirnya beberapa waktu lalu.

“Bekas operasinya sudah beres,” ujar dokter tim Arema, dr. Nanang Tri Wahyudi SpKO.

“Untuk lari atau berlatih sudah tidak ada masalah. Sudah nggak sakit,” sambungnya.

Lebih lanjut, menurut Nanang, saat ini, Alfin hanya tinggal memiliki satu pekerjaan rumah lagi. Pekerjaan rumah tersebut adalah mengembalikan kondisi fisiknya agar bisa kembali ke level siap bermain.

“Tinggal memulihkan kondisi fisik saja,” sambungnya.

Sebelumnya, Alfin harus absen selama sekitar dua pekan. Ia absen akibat menjalani operasi ambeien beberapa waktu lalu.

Kendati sudah mengikuti sesi latihan sejak akhir pekan lalu, Alfin harus memeriksakan kondisi bekas operasinya pada awal pekan ini.

Lebih lanjut, Sport Therapist Arema FC, David Setiawan, optimistis Alfin bisa tampil pada laga kontra Bhayangkara. Namun, menurutnya, pemain berusia 26 tahun ini masih memiliki pekerjaan rumah. Ia harus bisa mengembalikan kondisi fisiknya ke level siap untuk bermain dalam pertandingan.

David menyebut, untuk bisa mengembalikan kondisi fisiknya, Alfin harus menambah porsi latihan. Latihan ini, sambung David, dilaksanakan di gym.

“Untuk penguatan harus dengan beban. Ini bisa dilakukan di gym. Ini bertujuan mengembalikan fungsi ototnya agar siap digunakan,” papar David.

“Ada banyak jenis latihan. Ada leg press, squat, dan berbagai latihan lagi. Biasanya perlu tiga sampai empat kali pertemuan dalam sepekan,” ia menambahkan.

Sementara itu, ketika Alfin beranjak pulih, giliran Ahmad Nur Hardianto menderita cedera. Penyerang 24 tahun ini terkena cedera pada otot perut dan engkelnya.

“Kami akan observasi dalam tiga hari ke depan ini. Semoga membaik,” kata dokter Nanang.

“Untuk peluangnya main pada pertandingan lawan Bhayangkara masih terbuka. Masih lama kan. Harusnya masih bisa,” ia menandaskan.