Alasan Arema Tak Gelar Uji Coba Jelang Delapan Besar Piala Presiden 2019

Milomir Seslija memastikan timnya tak akan menggelar pertandingan uji coba sebagai bentuk persiapan mereka menghadapi Babak Delapan Besar Piala Presiden 2019. Pelatih Arema FC ini mengaku tak mau menambah beban timnya, yang sudah melakoni jadwal padat.

“Mengapa harus uji coba? Dalam 12-20 hari, kami melakoni lima pertandingan. Ini sangat berlebihan,” ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija.

“Insyaallah, kalau kami bisa mengalahkan Bhayangkara, masih ada dua sampai pertandingan lagi. Ini artinya, kalau kita tambah satu pertandingan lagi, tidak akan baik bagi tim,” sambungnya.

Arema sendiri akan menghadapi Bhayangkara FC pada laga Delapan Besar Piala Presiden 2019 yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Sabtu (30/03). Pertandingan ini, dan pertandingan lain di Piala Presiden 2019, akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar.

Lebih lanjut, Milo menyebut ada alasan lain di balik keengganannya merencanakan uji coba bagi timnya. Menurutnya, laga uji coba tak bisa memberi timnya intensitas bermain, seperti yang akan mereka hadapi pada pertandingan sesungguhnya.

“Dalam laga uji coba, mungkin dalam satu babak kami bisa cetak 10 gol. Namun, untuk apa? Tak ada intensitas,” ujar Milo.

“Justru, intensitas bisa kami dapat dalam latihan ketika bermain 8 lawan 8 atau 9 lawan 9. Kami bisa berlatih dan membenahi kesalahan. Ini akan lebih bermanfaat,” sambungnya.

Selain itu, Milo menyebut, uji coba justru akan menyia-nyiakan waktu persiapan yang mereka miliki. Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, dengan menggelar laga uji coba, mereka akan kehilangan dua hari.

“Jika saya mengadakan uji coba, saya akan kehilangan dua hari. Pertama ketika bertanding, kedua, libur setelah bertanding,” kata Milo.

“Lebih baik, saya hanya kehilangan sehari untuk membuat mereka lebih segar lagi. Akan ada lebih banyak waktu untuk latihan,” pelatih berusia 54 tahun ini menandaskan.