Pelatih Arema: Tak Ada Guna Coret Gladiator Sebelum Piala Presiden Usai

Milomir Seslija angkat bicara soal nasib penyerang asingnya, Robert Lima Gladiator, yang disebut bakal segera terdepak dari timnya. Pelatih Arema FC ini menyebut tak ada gunanya terburu-buru melepas Gladiator dalam waktu dekat ini.

Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, melepas Gladiator ketika Piala Presiden 2019 belum berakhir ini adalah sebuah hal yang percuma. Pasalnya, pemain asal Brasil ini sudah telanjur didaftarkan dalam turnamen ini.

“Saat ini kami tidak bisa menggantinya. Jika bisa mengganti pun, pemain tidak akan bisa bermain pada ajang ini,” ucap Milo.

“Kami baru bisa mengubah pemain setelah Piala Presiden. selama ajang ini, kami tak bisa memainkan pemain baru, karena kami sudah mendaftarkan pemain lama. Mengapa harus ganti sekarang? Tak ada gunanya,” sambungnya.

Sebelumnya, masa depan Gladiator di Arema berada di ujung tanduk. Penyerang berusia 32 tahun ini mendapat ultimatum dari timnya untuk segera memperbaiki performanya, jika tak ingin dipaksa untuk mengemas barang-barangnya dalam waktu dekat ini.

Gladiator sendiri sebelumnya berada dalam sorotan. Dalam penampilannya pada ajang Piala Presiden 2019, pemain berusia 32 tahun ini dinilai tak maksimal. Bahkan, pada pertandingan pamungkas mereka di fase grup, Gladiator tak masuk dalam daftar susunan pemain.

Lebih lanjut, Milo menegaskan, sejauh ini ia masih belum patah arang pada Gladiator. Milo masih percaya, ada kemungkinan Gladiator bakal bisa berkembang lagi ke depannya.

“Bisa jadi ia akan membuat peluang kami lebih besar,” kata Milo.

Milo menyebut, sejauh ini timnya sudah mengadakan evaluasi, termasuk soal performa Gladiator. Pelatih asal Bosnia ini pun menyebut telah coba mengubah pola latihan dengan tujuan meningkatkan kondisi pemainnya tersebut.

“Kita bisa lihat nanti bagaimana permainannya di pertandingan,” katanya.

“Kami adalah teman baik. Namun, pekerjaan adalah pekerjaan. Kalau tidak bisa tampil bagus, maka mohon maaf saja,” Milo menambahkan.