8 Besar Piala Presiden: Persebaya Dihantui Rekor Pertemuan Buruk Lawan Tira Persikabo

Persebaya Surabaya kembali dihadapkan dengan Tira Persikabo dalam babak 8 besar Piala Presiden 2019. Ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya mereka bertemu di babak penyisihan Grup A.

Meski akan bertindak sebagai tuan rumah, Persebaya punya rekor buruk lawan Tira Persikabo. Pada fase grup di Bandung, mereka nyaris kalah jika penalti Loris Arnaud tidak ditepis Abdul Rohim.

Mundur sedikit ke musim lalu, Tira Persikabo yang saat itu masih bernama PS Tira berhasil menaklukkan Bajul Ijo di depan Bonek dengan skor 0-2. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyadari hal tersebut, namun ia tetap yakin bisa lolos ke semifinal.

“Tira Persikabo tim yang kuat, buktinya kita gagal menang dan justru mereka memiliki peluang lewat penalti,” terang Djanur.

“Kita sudah pelajari kelebihan mereka dan kekurangan kami. Dengan waktu persiapan yang cukup panjang kita coba aplikasikan dalam latihan.”

Selain itu Djanur juga menyiapkan timnya untuk skenario adu penalti, karena di babak 8 besar Piala Presiden nanti pertandingan akan langsung ke babak tos-tosan jika imbang selama 90 menit.

”Kami juga akan mempersiapkan diri jika laga melawan Tira Persikabo harus ditentukan melalui adu penalti. Awal pekan depan kami mulai menu itu,” kata Djanur.

Persebaya sendiri punya kiper Abdul Rohim yang cukup andal menahan tendangan penalti, terbaru ketika menggagalkan eksekusi Loris Arnaud.