Stoper Anyar Persib Masih Perlu Bangun Komunikasi Dengan Malisic

Direkrut Persib dari Mitra Kukar di bursa transfer 2019, Saepulloh Maulana mulai unjuk kebolehan. Dua laga pun sudah dia mainkan bersama tim barunya pada ajang Piala Presiden 2019.

Tetapi catatan performa Saepulloh belum bisa dikatakan sukses karena satu laga berujung dengan kekalahan. Dia harus tumbang saat memainkan partai debut kontra Persebaya dengan skor 3-2. Saepulloh pun punya argumen soal hasil tersebut.

Menurutnya saat itu dia belum nyetel dengan pemain lain sebab baru bergabung. Apalagi penentuan dia bermain sebagai starter diambil pelatih sehari jelang laga. Saepulloh pun belum paham dengan skema bertahan tim dan permainan Bojan Malisic.

“Pertandingan pertama memang masih adaptasi sama yang lainnya karena latihannya kan waktu itu cuma H-1 sama yang bertanding besoknya. Mungkin cuma itu aja sih tinggal lebih komunikasi,” jelas Saepulloh saat dihubungi.

Untuk itu Saepulloh kini akan memanfaatkan sisa waktu di masa pramusim untuk membangun komunikasi serta chemistry. Terutama dengan Bojan Malisic yang menjadi sosok utama di area jantung pertahanan tim Maung Bandung.

“Tinggal sering (main) bareng aja sih kemarin kan latihan H-1 besoknya langsung main. Kalau sudah terbiasa mudah-mudahan ke depannya bisa lebih bagus lagi aja gitu,” ujar bek asal Bogor itu menambahkan.

Pemain berusia 30 tahun itu sendiri saat ini sedang menikmati masa libur sepekan yang diberikan pelatih. Namun dia tak cuma berleha-leha di rumah dalam memanfaatkan kesempatan ini. Tapi Saepulloh juga rajin menjaga kebugaran dan sentuhan.

“Kemarin saya ikut latihan sama anak PS TNI, anak Liga 2 juga yang dari Bogor, kaya gabungan gitu lah. Kita main untuk jaga kondisi,” terang mantan pemain belakang Mitra Kukar tersebut.

“Ada (program) dari pelatih fisik 30 menit jogging, memang ya dikasih programmya itu cuma sekalian kan kalau di Bogor kalau lagi libur ngumpul gitu main bareng-bareng,” tutupnya.