Stefano Cugurra Teco Melihat Sisi Positif jika Bali United Gagal di Piala Presiden 2019

Kekalahan 1-4 yang dialami Bali United dari Bhayangkara FC di laga terakhir Grup B Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar, Kamis (14/3/2019), membuat peluang Serdadu Tridatu untuk bisa melangkah ke perempat final menjadi tipis. Kendati demikian, pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, tetap melihat sisi posiitf dari perjalanan timnya di Piala Presiden 2019.

Setelah menang 3-0 atas Mitra Kukar dan 2-1 atas Semen Padang di Grup B Piala Presiden 2019, Bali United menelan kekalahan 1-4 dari tim tuan rumah Bhayangkara FC di pertandingan terakhir fase grup. Kekalahan tersebut membuat Bali United finis di posisi runner-up Grup B.

Namun, Stefano Cugurra Teco tak merasa terlalu kecewa. Menurut pelatih yang membawa Persija Jakarta menjuarai Piala Presiden 2018 itu, turnamen pramusim yang dijalani Bali United ini telah membuka fakta mengenai apa yang harus diperbaiki Bali United menjelang Liga 1 2019 bergulir pada awal Mei mendatang.

“Tentu kami harus segera melakukan evaluasi dalam tim ini. Kami harus kembali bekerja keras dalam latihan. Ini masih pramusim dan dengan hasil ini kami juga bisa melihat apa saja yang menjadi kekurangan tim ini. Pemain harus tetap kompak, meski kalah dari Bhayangkara FC,” ujar pelatih asal Brasil itu.

Bali United finis di peringkat kedua Grup B Piala Presiden 2019 dengan mengoleksi enam poin. Dengan hanya memiliki selisih satu gol yang muncul dari enam gol ke gawang lawan dan kebobolan lima kali, Bali United saat ini berada di peringkat ketiga dalam tabel klasemen runner-up Piala Presiden 2019.

Nasib Bali United yang saat ini berada di posisi terakhir untuk bisa lolos ke perempat final itu masih akan ditentukan hasil pertandingan Grup D dan C Piala Presiden 2019 yang digelar pada 15 dan 16 Maret. Tim-tim di posisi dua teratas dalam kedua grup tersebut masih mungkin untuk mengoleksi poin yang sama atau lebih dengan Bali United.