Dibantai 1-4, Bali United Akui Kehebatan Bhayangkara FC

Bali United gagal mengamankan tiga poin pada laga pamungkas Grup B Piala Presiden 2019 yang disiarkan oleh Indosiar. Berhadapan dengan tuan rumah, Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (14/3) malam, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu kalah telak 1-4.

Sejak babak pertama, Bali United sudah tertinggal 0-1 lewat tendangan penalti Anderson Salles. Unggul satu gol, tim lawan kemudian tampil lebih agresif dengan mencetak tiga gol lagi melalui Vendry Mofu, Dendy Sulistyawan, dan Rahmad Hidayat. Sementara Serdadu Tridatu baru bisa mencetak satu gol lewat Melvin Platje di akhir babak kedua.

Usai laga, pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco menyebut konsentrasi pemainnya langsung menurun setelah tuan rumah mendapatkan hadiah penalti. Alhasil, timnya bermain tidak sesuai harapan.

“Pada babak pertama kedua tim bermain sangat keras dan Bhayangkara FC berhasil mencetak satu gol sehingga kami kehilangan konsentrasi. Mereka lebih percaya diri pada babak kedua dan kami turun konsentrasi sehingga mereka bisa mencetak gol kembali,” ujar Teco.

Mantan pelatih Persija Jakarta ini juga membantah jika kekalahan tersebut terjadi lantaran tiga pemain pilarnya yaitu Ricky Fajrin, Ilija Spasojevic, dan Stefano Lilipaly dipanggil Timnas Indonesia. Teco pun mengungkapkan salah satu faktor yang membuat timnya kalah.

“Saya pikir itu bukan faktor utama. Mungkin karena dekatnya recovery pertandingan. Ini sangat cepat,” kata Teco.

“Kami akan evaluasi, kami harus kerja keras lagi ini masih awal musim. Jadi kami tahu masih ada kekurangan. Meski kalah, kami harus tetap kompak,” imbuhnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*