Sriwijaya FC Akan Datangkan Raphael Maitimo dan Pemain Naturalisasi Lain

Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM). Asfan Fikri Sanaf, mengakui pihaknya telah memasukkan 2 nama naturalisasi untuk mengisi skuat Sriwijaya FC musim 2019 mendatang.

Rencananya dari nama-nama yang tengah dalam proses negosiasi saat ini, 2 nama di antaranya merupakan pemain naturalisasi.

“Naturalisasi ada di calon tadi, saya lupa namanya. Naturalisasi ada 2, posisi kalau ga salah di depan dan tengah, atau belakang,” ujarnya saat dikonfirmasi Sripoku.com, Rabu (14/3/2019).

Kuat dugaan, nama tersebut adalah Essaiah Pello Benson dan Raphael Maitimo.

Dua nama tersebut, dikabarkan tengah menjadi bidikan manajemen saat ini.

Esaiah Pello Benson merupakan bek kelahiran Liberia yang telah mengantongi KTP Indonesia.

Nama Benson melambung saat memperkuat Persita Tanggerang di musim 2007-2008, lantaran mencetak gol dengan ciri khas tendangan cannon ball.

Sedangkan Raphael Maitimo, sudah bukan nama yang asing saat ini. Naturalisasi asal Belanda ini pernah menjadi bagian dari Sriwijaya FC musim 2015, mencetak 1 gol dari total 3 kali penampilannya.

Sekretaris Tim Sriwijaya FC Hendri Rizal Darmawan mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah berdiskusi dengan calon pelatih Sriwijaya FC musim depan. Sebab, belanja pemain juga harus mempertimbangkan kebutuhan tim yang menjadi domain dari Pelatih.

“Kalau 2 itu dia naturalisasi memang, tapi mau dilihat dulu kondisinya. Kalau ada naturalisasi yang kualitasnya masih tinggi, kita minat. Tapi kita rekomendasi pelatih dulu, tidak serta merta kita terima dulu,” ujar Rizal saat dikonfirmasi.

Tentunya, 2 nama tersebut di samping nama Bruno Casimir yang melamar masuk ke Sriwijaya FC.

Namun selain pertimbangan kondisi terkini, manajemen juga mempertimbangkan dari pelatih anyar nanti.

“Nanti baru kita rekomendasikan ke pelatih nama-nama yang masuk tadi. Kalau sesuai kebutuhan dia, nanti dia sounding dengan kita,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*