PSS Vs Persija, Panpel Menambah Personel Keamanan

Laga pamungkas fase grup D Piala Presiden 2019 yang disiarkan langsung oleh Indosiar bakal sengit. Tuan rumah PSS Sleman akan menantang pemuncak klasemen sementara Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019).

Persaingan sengit tak hanya terjadi di atas lapangan, tapi juga di tribune penonton. Kedua tim dikenal merupakan tim dengan basis suporter yang begitu besar. PSS bakal tampil dengan kekuatan penuh. Apalagi, Brigata Curva Sud (BCS) telah menghentikan aksi boikot di pertandingan kedua lalu.

Persija juga memiliki Jakmania yang menjadi ke-12 mereka. Jakmania juga dikenal militan dan selalu datang dalam jumlah besar meski harus bertanding di kandang lawan.

Untuk mengamankan laga tersebut, panpel Sleman akan menurunkan 1.000 personel gabungan TNI, Polri dan internal.

“Dua pertandingan awal berjalan bagus. Kami dari panpel mengimbau agar pada pertandingan ketiga nanti seluruh suporter bisa menjaga ketertiban dan tidak terpancing provokasi,” ungkap ketua panpel PSS, Tri Mulyanta, Rabu (13/3/2019).

Dia menjelaskan, dua laga terakhir Grup D bakal menyedot animo besar tak hanya bagi suporter tuan rumah, melainkan suporter tamu yang tak pernah absen memberi dukungan secara langsung tim kebanggaan mereka.

Panpel juga menambah kuota tiket untuk suporter Persija, dari 5.000 menjadi 8.000. “Tiket tribune merah disediakan sebanyak 8.000 tiket untuk Jakmania. Pintu masuk tribun merah melalui spiral utara sebelah timur,” ujarnya.

Sementara untuk tuan rumah, yang biasa menempati tribune merah akan ditempatkan di tribune biru bagian atas dengan harga tiket yang sama dengan tribune merah. “Tiket untuk tribune biru terbagi menjadi dua harga, yakni masing-masing Rp 60 ribu dan Rp 80 ribu,” kata Tri Mulyanta.