Perseru Badak Lampung Menarik Minat Putra-Putra Daerah yang Sedang Merantau

Setelah terakhir kali ambil bagian di kasta tertinggi pada 2002 lewat aski PSBL Bandar Lampung, Lampung bakal kembali mengorbit di kasta elite pada tahun ini. Lewat nama Perseru Badak Lampung, sepak bola di wilayah paling selatan Pulau Sumatera itu akhirnya bakal semarak lagi.

Hadirnya Perseru Badak Lampung pun disambut antusias oleh pelaku-pelaku sepak bola asal daerah itu. Menurut mereka, momen ini harus dimaksimalkan.

Tim yang “diangkut” dari Pulau Serui, Papua, tersebut harus bisa menjadi wadah pengembangan sepak bola Lampung. Bakat-bakat muda dari penjuru Lampung bisa menjadikan tim tersebut sebagai tujuan dalam hasratnya untuk menjadi pesepakbola.

“Saya rasa dengan adanya klub tersebut bisa menjadi kebangkitan sepak bola di sana (Lampung). Saya sebagai anak Lampung, tentu sangat bangga ada tim dari Lampung bisa berkiprah di kompetisi teratas (Liga 1) lagi,” tutur Dedi Hartono, pemain asal Lampung yang kini bermain di Semen Padang, kepada Bolalob.

Hal senada pun diutarakan oleh pelatih fisik kawakan asal Lampung, Dino Sefriyanto. Pelatih yang pernah bertugas di Persebaya, Persib, dan Semen Padang itu pun berharap Badak Lampung bisa mengakomodir bakat-bakat daerah di sana. Pasalnya, Dino beranggapan bahwa potensi-potensi anak-anak Lampung tak kalah bagus dengan daerah lain.

“Saya sangat mendukung dengan adanya tim Liga 1 yang berasal dari Lampung. Saya pun mengucapkan terima kasih untuk para investor yang menghandle klub profesional di Lampung. Pasti akan banyak pemain-pemain asal Lampung yang kini bermain di luar bakal ingin bermain di sana,” kata Dino.

Sementara itu, keduanya pun menyimpan hasrat untuk bisa berkontribusi besar di Badak Lampung. Namun, belum bisa dalam waktu dekat.

“Sebagai anak daerah pasti ingin membela klub asal daerahnya. Tapi, saat ini saya sudah di Semen Padang. Jadi, mungkin ada waktunya saya ke sana,” ucap Dedi melanjutkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*