Gede Widiade Akan Jadi Investor Baru Sriwijaya FC

Mantan Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade dikabarkan akan membeli sebagian saham klub Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC harus terdegradasi dari Liga 1 pada akhir musim lalu, usai finis di posisi tiga terbawah. Laskar Wong Kito memiliki banyak masalah internal sepanjang musim lalu, mereka pun ditinggal banyak pemain bintang di paruh musim dan juga pelatih Rahmad Darmawan.

Gede sendiri melakukan pertemuan dengan beberapa figur penting di Sriwijaya FC. Mulai dari Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Asfan Fikri Sanaf dan Gubernur Sumatera Selatan yang juga Pembina Sriwijaya FC, Herman Deru, di ruang pertemuan VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu (13/3/2019).

“Keberadaan Sriwijaya FC memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Saya melihat tim ini sudah memiliki embrio serta fasilitas dan nama besar,” kata Gede, Rabu 13 Maret 2019.

Gede sendiri tidak akan menebus keseluruhan saham milik Sriwijaya FC.

“Kita berharap bisa bekerja sama dengan manajemen Sriwijaya FC memperbaiki keadaan tim yang sekarang ada di kasta kedua. Kerjasama ini akan kita jajaki. Hanya saja tidak mungkin kita membeli saham seluruhnya,” ujarnya.

“Klub ini dapat menjadi alat untuk menyatukan rakyat. Dan yang lebih penting selain alat pemersatu, klub tidak boleh menggerogoti keuangan pemerintah. Dan ini juga yang pernah kami terapkan di Bhayangkara FC,” kata Gede.

Setidaknya ada dua syarat yang harus dipenuhi oleh Gede jika dirinya ingin berinvestasi di SFC, yakni tak boleh mengganti nama dan juga tetap bermarkas di Palembang.

Musim lalu Gede sukses membawa Persija meraih gelar Liga 1 musim 2018. Dirinya juga sukses membuat klub ibukota itu bebas hutang dan manajemen yang transparan dan bersih.

Terakhir, Gede dipercaya menjadi CEO Persika Karawang yang musim ini akan berkompetisi di Liga 2.